Jalur Touring Bali Ini Bukan Soal Pemandangan, Kintamani Jadi Ujian Terberat Yamaha

Etape Bali dalam MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 menampilkan sisi touring yang paling menantang dari pulau ini. Jalur pegunungan Kintamani menjadi bagian yang paling menguji, dengan tanjakan, turunan, dan tikungan tajam yang menuntut fokus penuh dari para peserta.

Perjalanan dua hari itu menempuh total 270 kilometer dan dimulai dari Denpasar, sebelum peserta bergerak melewati Bangli, Kintamani, Karangasem, dan Klungkung. Rute kemudian ditutup dengan perjalanan kembali ke Denpasar melalui jalur pesisir timur Bali.

Jalur pegunungan dan panorama alam

Dari Denpasar menuju Kintamani, rombongan menempuh sekitar 105 kilometer dengan lintasan yang menyuguhkan perbukitan hijau, hutan pinus, Jembatan Tukad Bangkung, hingga panorama Gunung Batur dan Danau Batur. Karakter jalan di kawasan ini menjadi salah satu daya tarik utama sekaligus sumber tantangan dalam agenda tersebut.

Di titik Kintamani, peserta berhenti untuk makan siang dengan latar Gunung dan Danau Batur. Setelah itu, perjalanan berlanjut menuju dermaga Danau Batur untuk melihat KM Songan, kapal dengan desain menyerupai naga yang memberi sentuhan budaya pada touring ini.

Bentuk KM Songan terinspirasi dari filosofi Naga Besukih, makhluk mitologi sakral dalam kepercayaan Hindu Bali. Unsur budaya itu membuat rangkaian touring tidak hanya berkutat pada pemandangan alam, tetapi juga pada identitas lokal yang melekat di sepanjang rute.

Rute berliku di hari kedua

Pada hari kedua, peserta melintasi jalur Karangasem dan Besakih yang kembali menghadirkan kelokan serta lanskap pegunungan. Di area ini, Gunung Agung menjadi salah satu pemandangan paling menonjol, sementara kondisi jalan disebut memberi pengalaman berkendara yang nyaman untuk touring.

Jalur tersebut dinilai sebagai salah satu hidden gems berkendara di Bali karena menggabungkan rute berliku, panorama pegunungan, dan lalu lintas yang relatif tidak padat. Kombinasi itu membuat etape ini terasa berbeda dibanding jalur wisata Bali yang lebih umum dikenal.

Komunitas, layanan, dan respons peserta

Yamaha juga menggelar community gathering bersama pengguna Yamaha TMAX dan anggota XMAX Owners Community (XMOC) Bali di tengah rangkaian kegiatan. Agenda ini diisi dengan informasi seputar Yamaha Genuine Parts & Accessories, aplikasi Yamaha Motor On (Y-ON), serta layanan YES24H.

Kegiatan tersebut turut melibatkan editor dari media mainstream dan otomotif nasional, bersama pengguna TMAX dari berbagai wilayah di Bali. Hendra Wijaya, Chief Yamaha DDS Bali, menilai kehadiran mereka memberi dampak positif bagi brand image Yamaha di Bali, sekaligus menegaskan dominasi MAXi Yamaha series di pasar setempat.

Menurut peserta Zanuar, etape Bali memberi pengalaman berkendara yang seru karena memadukan keindahan alam, budaya, dan ketangguhan MAXi Yamaha di rute pegunungan hingga pantai timur Bali. Touring itu kemudian ditutup di Yamaha FSS Bali setelah peserta melintasi hamparan garis pantai dan panorama Selat Lombok sebagai penutup perjalanan.

Source: www.liputan6.com

Berita Terkait