Jateng Fair 2026 tampil dengan format yang lebih besar di kawasan PRPP Semarang karena untuk pertama kalinya pameran produk unggulan daerah dipadukan dengan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026. Konsep ini membuat hasil riset, teknologi, peluang investasi, dan produk UMKM berada dalam satu ruang pamer yang sama.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai gelaran ini menjadi ruang untuk memperlihatkan potensi daerah kepada masyarakat dan investor. Ia juga menyebut ajang tersebut dapat mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, inovator, akademisi, dan masyarakat dalam satu wadah.
Akses gratis ke area pameran
Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan Jateng Fair 2026 berlangsung selama sepuluh hari, yakni pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Masyarakat dapat masuk ke area pameran secara gratis, sedangkan konser musik menerapkan tiket masuk tersendiri.
Penyelenggara menyiapkan sekitar 26 stan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 15 stan pemerintah kabupaten/kota, delapan stan BUMD, dan satu stan BUMN. Selain itu, terdapat stan UMKM, pelaku industri pariwisata, kementerian, lembaga keuangan, hingga perusahaan swasta.
Hiburan keluarga dan komunitas ikut mengisi acara
Untuk menambah daya tarik, penyelenggara menggandeng sejumlah komunitas. Di antaranya Konco EO Semarang, Kids Wonderland untuk taman bermain anak dan keluarga, serta kerja sama dengan TVRI untuk nonton bareng Piala Dunia 2026.
Acara ini juga menghadirkan hiburan dan aktivitas pendukung yang menyasar berbagai kelompok usia. Kehadiran artis dan musisi nasional menjadi magnet tambahan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.
Ahmad Luthfi berharap sinergi yang terbangun dalam Jateng Fair 2026 dapat memunculkan kolaborasi baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga meminta bupati dan wali kota ikut mempromosikan potensi Jawa Tengah dan daerah masing-masing agar lebih menarik investasi.
Seorang pengunjung bernama Ilham menilai suasana Jateng Fair tahun ini lebih ramai dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Menurut dia, perpaduan produk daerah dan inovasi membuat acara terasa lebih menarik untuk dikunjungi.
Dengan format yang lebih luas, Jateng Fair 2026 tidak hanya diposisikan sebagai ajang hiburan tahunan. Gelaran ini juga diarahkan menjadi ruang promosi produk, inovasi, dan potensi ekonomi daerah yang dapat mendukung investasi serta pengembangan UMKM di Jawa Tengah.
Source: indoraya.news






