JBL Live 4 Series datang dengan satu pembeda yang langsung mencolok: Smart Charging Case kini ikut berperan sebagai pusat kendali, bukan sekadar tempat menyimpan dan mengisi daya. Lewat layar yang lebih besar dan antarmuka baru, pengguna bisa melihat notifikasi, mengatur equalizer, mengontrol musik, hingga mengubah pengaturan tanpa perlu membuka ponsel.
Pendekatan itu membuat seri ini terasa lebih praktis untuk dipakai sehari-hari. JBL menempatkan Live 4 Series sebagai penerus Live 3 Series dengan arah yang lebih tegas, yakni menghadirkan suara yang lebih jernih, bass yang lebih dalam, dan pengalaman yang lebih serbaguna.
Case pintar jadi sorotan utama
Perubahan terbesar ada pada sistem JBL Smart OS 3.0 yang dipasang di Smart Charging Case. Selain lebih mudah dipakai, tampilan case juga dibuat lebih fleksibel untuk personalisasi.
Pengguna bahkan bisa menambahkan wallpaper atau foto favorit ke layar case. Dengan begitu, casing tidak lagi berhenti sebagai aksesori pengisi daya, tetapi ikut menjadi panel kontrol aktif yang bisa diakses langsung.
Tiga model, tiga pendekatan desain
JBL merilis Live 4 Series dalam tiga model dengan karakter yang berbeda. Live Buds 4 memakai desain in-ear dengan ear tips silikon penuh, sementara Live Beam 4 hadir dengan desain stem in-ear yang lebih stabil.
Berbeda dari keduanya, Live Flex 4 mengusung desain semi-open tanpa silikon ear tips. Opsi ini memberi rasa pakai yang lebih terbuka bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan.
Audio dibuat lebih serius
Di sisi suara, JBL menyematkan driver baru untuk mengejar bass yang lebih dalam dan kejernihan yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Live Buds 4 dan Live Beam 4 sama-sama memakai driver dinamis 10 mm, sedangkan Live Flex 4 menggunakan driver 12 mm yang lebih besar.
Ketiganya juga sudah mendukung Hi-Res Audio, JBL Spatial Sound, dan Personi-Fi 3.0. Kombinasi ini memberi ruang personalisasi audio sesuai karakter pendengaran pengguna.
Peredam bising dan panggilan ikut diperkuat
Seluruh model membawa 4-mic True Adaptive Noise Cancelling 2.0 untuk membantu meredam kebisingan sekitar. JBL menyebut sistem ini memakai algoritma baru agar proses peredaman terasa lebih efektif.
Untuk panggilan, ketiganya dilengkapi 6-Mic Perfect Calls 2.0. Ada juga dukungan AI untuk membantu menekan suara bising seperti kipas angin, lalu lintas, dan suara pintu dibanting saat menelepon.
Live Beam 4 dan Live Flex 4 mendapat fitur Smart Talk, yang otomatis mengecilkan volume musik ketika pengguna mulai berbicara. Fitur ini membuat interaksi harian terasa lebih praktis tanpa perlu sering menyentuh perangkat.
Daya tahan baterai dan pilihan warna
Dari sisi baterai, Live Flex 4 dan Live Beam 4 sama-sama diklaim mampu bertahan hingga 48 jam tanpa ANC. Live Buds 4 sedikit di bawahnya dengan total pemakaian hingga 40 jam.
Saat ANC aktif, Live Beam 4 menjadi yang paling awet dengan total hingga 40 jam. Live Flex 4 mencapai 35 jam, sedangkan Live Buds 4 berada di angka 32 jam.
Ketiga model ini dibanderol sama, yakni 199,99 euro. Live Beam 4 dan Live Flex 4 tersedia dalam warna Black, Blue, Green, Silver, Orange, Purple, dan Sand, sedangkan Live Buds 4 hadir dalam Black, Blue, Silver, dan Sand.
Ketiganya mulai tersedia secara global sejak 12 Mei 2026 melalui situs resmi JBL. Namun hingga pantauan Jumat (15/5/2026), perangkat ini belum muncul di laman JBL Indonesia, yang masih menampilkan Live Flex 3 dan Live Beam 3. Keberadaan Live 4 Series di pasar Indonesia pun masih perlu ditunggu.
