Karyawan Deel Kini Bisa Alihkan 10%–25% Gaji Ke Stablecoin, Tanpa Biaya Tambahan

Author: Redaksi Android62

Deel kini memberi opsi baru bagi karyawan tetap yang ingin menerima sebagian gaji dalam stablecoin tanpa biaya tambahan untuk pekerja. Skema ini tetap berada di dalam sistem payroll tradisional, tetapi membuka jalur pembayaran yang lebih dekat dengan penggunaan kripto sehari-hari.

Pilihan tersebut tidak berarti perusahaan membayar gaji sepenuhnya dengan aset digital. Pemberi kerja masih mendanai payroll dalam mata uang fiat, lalu karyawan yang memenuhi syarat dapat mengalihkan sebagian gaji bersih mereka ke stablecoin yang didukung dolar atau euro.

Opsi yang masih dibatasi

Fasilitas ini belum dibuka untuk semua pengguna Deel. Layanan tersebut hanya tersedia untuk pekerja EOR dan Direct Employee Payroll tertentu dengan kontrak USD atau EUR di negara yang didukung.

Deel juga menetapkan batas alokasi yang cukup spesifik. Karyawan tidak bisa memindahkan seluruh gaji ke stablecoin, melainkan hanya sekitar 10% hingga 25% dari gaji bersih setelah pajak dan potongan.

Hal ini membuat stablecoin berperan sebagai pilihan tambahan, bukan pengganti penuh metode pembayaran yang sudah ada. Jika pekerja tidak melakukan langkah yang diperlukan, gaji tetap masuk lewat jalur pembayaran biasa.

Aset yang didukung dan batasannya

Pada halaman dukungan Deel, aset yang tercantum adalah USDC, EURC, dan USDT. Namun, USDT memiliki pembatasan dan tidak tersedia bagi karyawan di negara-negara Uni Eropa.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa Deel memilih jalur selektif, bukan membuka fitur secara luas sekaligus. Pendekatan tersebut juga menegaskan bahwa penggunaan stablecoin di payroll masih diatur dengan batas yang jelas.

Alur pembayaran tetap dekat dengan sistem lama

Dari sisi perusahaan, prosesnya tidak berubah jauh. Payroll tetap menghitung pajak dan potongan lebih dulu sebelum pembayaran dalam stablecoin diproses.

Di sisi karyawan, ada beberapa langkah tambahan yang harus dilakukan. Pekerja perlu menambahkan dompet sendiri, menyelesaikan verifikasi yang dibutuhkan, lalu menyimpan alokasi sebelum batas waktu payroll.

Dengan alur seperti ini, Deel menempatkan stablecoin sebagai opsi yang menempel pada payroll konvensional. Sistem lama tetap berjalan, sementara jalur baru hanya dipakai oleh karyawan yang aktif memilihnya.

Tanpa biaya untuk pekerja

Deel menyebut metode pembayaran ini tidak mengenakan biaya provider, biaya transaksi, maupun biaya gas bagi karyawan. Struktur biaya itu membuat fitur ini terasa lebih praktis bagi pekerja yang ingin menerima sebagian gaji dalam aset digital.

Kehadiran Solana dalam skema ini memberi konteks tambahan pada arah penggunaan stablecoin. Integrasi tersebut menempatkan stablecoin sebagai jalur penyelesaian harian yang makin relevan, bukan sekadar alat untuk trading.

Bagi Solana, kerja sama ini menambah satu lagi alur pembayaran yang berorientasi bisnis. Langkah itu juga datang saat stablecoin semakin sering muncul dalam narasi komersial jaringan tersebut.

Permintaan sudah terlihat dari kontraktor

Kepala kripto Deel, Thierry Edde, menyebut produk ini sebagai perluasan dari permintaan yang sudah terlihat di kalangan kontraktor. Ia mengatakan lebih dari 10.000 kontraktor sudah menerima pembayaran dalam stablecoin melalui Deel.

Edde juga menyoroti bahwa pembayaran lintas batas masih menjadi masalah bagi banyak pekerja. Menurutnya, stablecoin membantu memperbaiki masalah itu dan memberi jalur pembayaran yang lebih sesuai untuk kebutuhan global.

Dengan tambahan opsi ini, Deel memperluas penggunaan stablecoin ke ranah payroll penuh waktu tanpa melepaskannya dari kontrol sistem gaji tradisional. Bagi karyawan yang memenuhi syarat, sebagian upah kini bisa dialihkan ke stablecoin dengan proses yang tetap terukur dan tanpa biaya tambahan bagi pekerja.

Berita Terbaru