Karyawan Jadi Kunci Perlindungan Data Telkomsel, Kampanye Internalnya Raih Penghargaan Asia Pasifik

Author: Redaksi Android62

Telkomsel berhasil membawa kampanye internal #TelkomselJagaData meraih penghargaan Best Employee Engagement/Internal Communications pada PR Awards 2026 untuk kawasan Asia Pasifik. Penghargaan dari Marketing-Interactive itu menempatkan inisiatif internal Telkomsel sebagai salah satu praktik komunikasi karyawan yang dinilai efektif dalam mendukung perlindungan data dan keamanan informasi.

Capaian tersebut menjadi penegasan bahwa keamanan digital tidak hanya bergantung pada sistem dan perangkat, tetapi juga pada kesiapan orang yang menjalankannya. Dalam konteks perusahaan dengan layanan berskala besar, peran karyawan menjadi semakin penting karena respons di lapangan ikut menentukan kuat tidaknya perlindungan terhadap pelanggan.

Karyawan jadi pusat kampanye

Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menekankan bahwa faktor manusia memegang peranan besar dalam menjaga keamanan digital. Ia menyampaikan bahwa keamanan sistem bergantung pada manusia yang mengoperasikannya, sehingga karyawan perlu berada di garis depan dalam upaya perlindungan data.

Dari dasar itu, kampanye #TelkomselJagaData dibangun sejak 2024. Fokus utamanya adalah memastikan karyawan tidak hanya mengenali risiko siber, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan saat berhadapan dengan ancaman seperti phishing dan kebocoran data.

Pendekatan edukasi dibuat dekat dengan keseharian

Telkomsel tidak sekadar menyampaikan pesan keamanan dalam bentuk instruksi teknis. Perusahaan memilih pendekatan edukasi dan storytelling agar informasi yang dibagikan lebih mudah dipahami dan lebih dekat dengan aktivitas kerja sehari-hari.

Materi kampanye juga diperkuat dengan simulasi serangan siber serta studi kasus Dream Job Phishing. Melalui cara itu, karyawan mendapat gambaran yang lebih konkret mengenai pola ancaman dan langkah respons yang perlu diambil ketika menghadapi situasi serupa.

Relevan dengan skala layanan Telkomsel

Pendekatan ini menjadi penting karena Telkomsel melayani lebih dari 157,5 juta pelanggan mobile dan 10,2 juta pelanggan fixed broadband. Dengan skala layanan sebesar itu, ketepatan respons karyawan bukan hanya soal kepatuhan internal, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kelancaran layanan dan rasa aman pelanggan.

Dalam kondisi ancaman siber yang terus berkembang, perusahaan melihat budaya sadar data sebagai fondasi yang harus terus diperkuat. Karena itu, pesan keamanan tidak diarahkan hanya ke satu divisi, melainkan ke seluruh lini yang terlibat dalam operasional perusahaan.

Evaluasi menunjukkan dampak yang kuat

Hasil evaluasi internal turut memperlihatkan efektivitas kampanye ini. Dari sekitar 6.200 karyawan yang dievaluasi, sebanyak 92,4% responden menyatakan kampanye tersebut membantu meningkatkan pemahaman mereka terkait keamanan data.

Temuan itu menunjukkan bahwa komunikasi internal yang dirancang dengan tepat dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih waspada terhadap ancaman digital. Bagi Telkomsel, hasil tersebut juga menjadi bahan untuk terus menyempurnakan cara penyampaian pesan agar semakin sesuai dengan kebutuhan tiap kelompok karyawan.

Penghargaan yang menilai dampak komunikasi

PR Awards sendiri dikenal sebagai ajang tahunan yang telah memasuki tahun ke-13 dalam menilai efektivitas komunikasi strategis di kawasan Asia Pasifik. Penilaian dalam ajang ini mencakup tantangan, strategi, eksekusi, hingga dampak dari sebuah kampanye.

Dalam konteks itu, penghargaan yang diterima Telkomsel memperlihatkan bahwa komunikasi internal dapat menjadi bagian penting dari tata kelola perusahaan. Saat risiko siber terus berubah, perusahaan membutuhkan karyawan yang sigap, paham peran, dan siap menjaga data sebagai bagian dari menjaga kepercayaan pelanggan.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru