Kepercayaan Nasabah Mengangkat Aset Bank Aladin Syariah ke Rp 14,4 Triliun, Ekspansi Digital Dibarengi Donor Darah

Author: Redaksi Android62

PT Bank Aladin Syariah Tbk mencatat total aset sebesar Rp 14,4 triliun hingga posisi Desember 2025. Di saat yang sama, jumlah nasabah aktif bank digital syariah tersebut juga naik 35,5 persen secara tahunan, memperlihatkan pertumbuhan layanan yang semakin diterima masyarakat.

Pencapaian itu menunjukkan bahwa ekspansi bisnis Bank Aladin Syariah berjalan seiring dengan meningkatnya kepercayaan nasabah. Perseroan menilai pertumbuhan tersebut lahir dari model bisnis berbasis nilai yang dijalankan secara konsisten, dengan manfaat bagi nasabah dan masyarakat sebagai bagian penting dalam strategi perusahaan.

Kepercayaan nasabah jadi penggerak utama

Bank Aladin Syariah memandang kepercayaan nasabah sebagai faktor yang ikut mendorong skala bisnisnya terus membesar. Pendekatan yang dipakai tidak hanya menargetkan kinerja komersial, tetapi juga menjaga keberlanjutan layanan di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.

Penerimaan yang lebih luas terhadap layanan perbankan syariah digital ikut memperkuat posisi bank ini di industri keuangan berbasis teknologi. Layanan yang lebih mudah dijangkau dan dinilai inklusif menjadi salah satu alasan mengapa jumlah nasabah aktif terus bertambah.

Di sisi produk, Bank Aladin Syariah juga menawarkan Ala Deposito dengan imbal hasil setara 9 persen per tahun. Skema tersebut menggunakan sistem bagi hasil atau nisbah 68 persen untuk nasabah.

Kebermanfaatan menjadi nilai dasar perusahaan

Corporate Secretary Head Bank Aladin Syariah, Ratna Wahyuni, menegaskan bahwa kebermanfaatan menjadi nilai inti perusahaan. Ia menyebut komitmen itu tidak cukup diwujudkan lewat layanan keuangan semata.

“Kebermanfaatan tidak hanya diwujudkan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Ratna dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa pertumbuhan bisnis dan agenda sosial dijalankan secara beriringan. Di tengah persaingan layanan keuangan digital yang semakin ketat, pendekatan seperti ini juga menjadi pembeda bagi perusahaan.

Donor darah di Sudirman jadi wujud aksi sosial

Komitmen sosial Bank Aladin Syariah terlihat melalui kegiatan donor darah di kawasan Sudirman, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, bank menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Masjid Jenderal Sudirman.

Aksi donor darah berlangsung pada 15 April 2026 dan melibatkan karyawan serta masyarakat umum. Kolaborasi ini dibuat agar partisipasi publik bisa lebih luas dan kegiatan kemanusiaan menjangkau lebih banyak orang.

Ratna menilai aksi tersebut sebagai langkah sederhana yang dapat memberi dampak besar. “Kami ingin mengajak lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki arti besar dalam menyelamatkan nyawa,” katanya.

Masjid didorong lebih aktif dalam kegiatan sosial

Kerja sama dengan Masjid Jenderal Sudirman juga memberi makna tambahan bagi kegiatan tersebut. Bank Aladin Syariah ingin mendorong peran masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas yang bermanfaat untuk masyarakat.

Dalam pelaksanaan donor darah itu, PMI DKI Jakarta menyediakan kuota hingga 100 kantong darah. Stok tersebut diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta.

Bank Aladin Syariah menegaskan bahwa penguatan layanan keuangan syariah digital akan terus berjalan bersama kontribusi sosial. Fokusnya tetap pada layanan yang aman, mudah, dan inklusif, sambil memperluas dampak melalui kolaborasi yang konsisten.

Berita Terbaru