Ketepatan Jadwal Jadi Alasan Utama, Garuda Tetap Dipilih Pemudik Lebaran

Garuda Indonesia kembali menonjol di antara pilihan maskapai yang dilirik pemudik Lebaran karena unggul pada ketepatan jadwal. Dalam survei Jakpat, maskapai ini mencatat 70 persen pada atribut tersebut, angka yang menempatkannya di posisi teratas dibanding pesaing lain.

Daya tarik itu muncul di tengah kondisi mudik yang padat, ketika satu keterlambatan dapat mengganggu seluruh rangkaian perjalanan. Bagi penumpang yang harus menyambung transportasi lain, dijemput keluarga, atau mengejar momen silaturahmi, jadwal terbang yang tepat waktu menjadi kebutuhan utama.

Ketepatan waktu jadi pembeda paling jelas

Temuan Jakpat menunjukkan bahwa pemudik tidak hanya melihat maskapai dari sisi harga tiket. Aspek keamanan dan keselamatan justru berada di urutan teratas dengan 84 persen responden, disusul ketepatan waktu 82 persen, lalu harga tiket ekonomis 80 persen.

Pola ini memperlihatkan bahwa penumpang menilai layanan penerbangan secara lebih utuh. Harga yang terjangkau tetap penting, tetapi kepastian waktu dan rasa aman punya bobot besar saat perjalanan dilakukan pada periode sibuk seperti Lebaran.

Head of Research Jakpat, Aska Primardi, menegaskan bahwa ketepatan waktu masih menjadi faktor penting bagi pengguna maskapai. Ia juga menyampaikan bahwa aspek ini kerap belum sepenuhnya terpenuhi, terutama saat lonjakan penumpang terjadi pada masa Lebaran.

Citra Garuda ikut ditopang rasa aman dan nyaman

Selain unggul di ketepatan jadwal, Garuda juga menempati posisi kuat pada atribut keamanan dengan 49 persen. Citra tersebut membuat Garuda tidak hanya dipandang sebagai maskapai yang rapi dalam operasional, tetapi juga sebagai pilihan yang memberi rasa lebih tenang saat menghadapi perjalanan mudik.

Di sisi lain, Lion Air justru memimpin pada kategori harga terjangkau dengan 66 persen. Kondisi ini menegaskan bahwa masing-masing maskapai memiliki kekuatan berbeda, sementara pemudik memilih berdasarkan prioritas yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Persaingan di antara maskapai berlangsung sangat rapat

Survei Jakpat melibatkan 338 penumpang penerbangan domestik yang mudik pada periode Lebaran 2026. Seluruh responden juga merupakan pengambil keputusan utama saat memilih maskapai, sehingga hasil survei ini mencerminkan pertimbangan langsung dari penumpang.

Dari sisi keterkenalan merek, Garuda Indonesia menjadi yang paling dikenal dengan 87 persen. Lion Air menyusul di angka 86 persen, sedangkan Citilink mencatat 81 persen, sehingga persaingan pada tahap pengenalan merek terlihat sangat ketat.

Dalam penggunaan aktual, Garuda Indonesia dan Citilink sama-sama meraih 39 persen. Lion Air berada tipis di belakang dengan 38 persen, lalu Batik Air 29 persen dan AirAsia 21 persen.

Pilihan untuk perjalanan berikutnya masih mengarah ke Garuda

Saat responden ditanya maskapai yang ingin digunakan untuk perjalanan mendatang, Garuda Indonesia kembali muncul di posisi teratas dengan 58 persen. Citilink berada di urutan berikutnya dengan 51 persen, kemudian Batik Air dengan 43 persen.

Pola ini menunjukkan bahwa pengalaman dan persepsi positif tidak berhenti pada satu kali perjalanan. Dalam konteks mudik, ketepatan waktu, keamanan, dan kenyamanan tampak menjadi kombinasi yang paling kuat dalam menjaga minat penumpang terhadap Garuda Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait