Keterangan Paspor Priyanka Rao Penuh Kejanggalan, Nama Cole Thomas Allen Muncul di Kolom yang Keliru

Author: Redaksi Android62

Klaim yang mengaitkan paspor atas nama Priyanka Rao dengan sosok “Cole Tomas Allen” tidak memiliki dasar yang kuat setelah isi gambar diperiksa lebih dekat. Dokumen yang beredar justru memunculkan sejumlah kesalahan yang tidak lazim ditemukan pada paspor resmi.

Hal yang paling mencolok ada pada bagian-bagian identitas di dalam gambar tersebut. Kolom “Nationality” diisi dengan nama “Cole Thomas Allen”, padahal kolom itu seharusnya memuat kewarganegaraan, bukan nama orang.

Kejanggalan lain muncul pada bagian “Name of Father/Legal Guardian”. Di sana, nama “Cole Thomas Allen” kembali ditulis, sehingga dokumen itu terlihat seperti mencampuradukkan identitas suami, ayah, dan wali dalam satu form yang tidak masuk akal.

Sementara itu, nama “Priyanka Rao” justru dicantumkan sebagai “Name of Spouse”. Susunan data seperti ini membuat isi paspor tampak saling bertabrakan dan tidak selaras dengan format dokumen perjalanan yang sah.

Unggahan yang memicu perbincangan ini muncul di X dan menampilkan narasi tentang “31 year old Cole Tomas Allen” yang disebut sebagai pelaku penembakan di White House Correspondents’ Dinner. Di saat yang sama, unggahan itu mengaitkannya dengan klaim mengenai “Indian wife, Priyanka Rao”, lalu menyertakan gambar paspor yang seolah menjadi bukti.

Sekilas, kombinasi teks dan gambar tersebut bisa terlihat meyakinkan bagi pengguna yang melihatnya cepat. Namun, ketika isi dokumen dicermati, justru tampak bahwa gambar itu memuat kesalahan mendasar yang sulit dibenarkan jika benar berasal dari paspor asli.

Pemeriksaan terhadap pemberitaan juga tidak menemukan dukungan untuk narasi yang beredar. Pencarian nama “Cole Thomas Allen” dan “Priyanka Rao” di Google News tidak menghasilkan laporan yang menghubungkan keduanya.

Hasil yang sama juga terlihat saat nama itu dicari dengan ejaan “Cole Tomas Allen” seperti yang ditulis dalam unggahan. Tidak ada sumber berita tepercaya yang menguatkan cerita tentang hubungan kedua nama tersebut atau klaim yang ditempelkan pada gambar paspor itu.

Selain masalah isi, ada petunjuk lain yang membuat gambar tersebut makin meragukan. Analisis digital melalui Google Gemini menemukan watermark SynthID pada gambar, yang menandakan konten itu dibuat atau diedit menggunakan alat AI.

Temuan watermark tersebut penting karena SynthID memang dipakai untuk menandai konten yang berasal dari atau diproses dengan teknologi kecerdasan buatan. Dengan begitu, gambar yang tersebar luas itu lebih masuk akal dipahami sebagai hasil manipulasi digital daripada dokumen asli.

Jika seluruh unsur diperiksa bersama, klaim tentang paspor Priyanka Rao tidak mendapat dukungan yang memadai. Kesalahan penempatan data, ejaan nama yang tidak konsisten, ketiadaan pemberitaan pendukung, serta indikasi penggunaan AI membuat gambar itu layak dipandang sebagai konten menyesatkan yang beredar di media sosial.

Berita Terbaru