Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan Di Nganjuk, Prabowo Lanjut Panen Jagung Serentak Di Tuban

Author: Redaksi Android62

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026, menempatkan sektor pangan dan koperasi desa dalam satu rangkaian agenda yang saling terhubung. Di Tuban, ia hadir dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, sementara di Nganjuk ia meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Rangkaian itu memperlihatkan arah kerja pemerintah yang tidak hanya menyorot hasil panen, tetapi juga penguatan ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan. Dua agenda tersebut diposisikan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas partisipasi ekonomi masyarakat.

Sebelum sampai ke dua titik utama itu, Prabowo lebih dulu mendarat di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangannya disambut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, dan Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Dari Magetan, Presiden melanjutkan perjalanan darat ke Kabupaten Nganjuk. Di daerah ini, agenda yang dijalankan tidak hanya berkaitan dengan ekonomi desa, tetapi juga ruang edukasi dan nilai perjuangan sosial.

Salah satu kegiatan di Nganjuk adalah peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah. Kehadiran dua fasilitas itu menambah dimensi sosial dalam kunjungan tersebut, di tengah sorotan utama pada penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

Peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi titik penting lain di Nganjuk. Program ini diintegrasikan pemerintah untuk mendorong koperasi yang produktif di tingkat masyarakat bawah.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa koperasi kembali ditempatkan sebagai alat penggerak ekonomi yang dekat dengan warga. Pemerintah menaruh perhatian pada aktivitas ekonomi yang tumbuh dari desa dan kelurahan, bukan semata pada proyek berskala besar.

Setelah agenda di Nganjuk, perjalanan dinas berlanjut ke Kabupaten Tuban. Di sana, Presiden menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian.

Kegiatan panen jagung itu diarahkan untuk menjaga stabilitas produktivitas pangan di tengah tantangan global. Pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Rombongan kepresidenan sebelumnya berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 06.50 WIB. Sejumlah pejabat ikut mendampingi penerbangan tersebut, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Kehadiran para pejabat itu menunjukkan bahwa agenda di Jawa Timur disusun dalam satu benang merah. Koperasi desa dan panen jagung diposisikan sebagai dua penopang penting bagi ekonomi kerakyatan dan daya tahan pangan nasional.

Source: www.babelinsight.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru