Korea Utara Tarik Dubesnya dari London, Sinyal Tegas atas Sanksi Inggris

Author: Redaksi Android62

Korea Utara dilaporkan menarik pulang duta besarnya untuk Inggris dan menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan London. Langkah ini muncul sebagai respons langsung atas sanksi Inggris terhadap Songdowon International Children’s Camp.

Kedutaan Korea Utara di London mengatakan Mun Myong Sin telah ditarik pulang, sementara hubungan dengan Inggris kini berada pada tingkat charge d’affaires sampai London mencabut sanksi tersebut. Informasi itu disampaikan NK News, yang juga menyebut keputusan ini sebagai bentuk penurunan hubungan diplomatik.

Protes keras atas sanksi Inggris

Sanksi yang dijatuhkan Inggris pada Mei menargetkan kamp anak-anak itu karena dianggap bagian dari program remaja yang dijalankan Kremlin. Entitas yang terkait dengan deportasi dan indoktrinasi anak-anak Ukraina juga ikut masuk dalam daftar sanksi tersebut.

Pihak Korea Utara bereaksi keras terhadap keputusan itu. Kedutaan Korea Utara menyebut tindakan Inggris sebagai provokasi yang “keji, tidak etis, dan bermuatan politik.”

Kedutaan itu juga menuduh London berupaya merusak citra Korea Utara sekaligus melemahkan hubungannya dengan Rusia, menurut NK News. Dalam pernyataan sebelumnya yang dibawa media pemerintah pada Mei, Kementerian luar negeri Korea Utara menilai sanksi atas Songdowon sebagai tindakan jahat yang akan dibayar Inggris dengan harga tertentu.

Hubungan yang sudah lama terbatas

Di London, kedutaan Korea Utara tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris juga menolak berkomentar kepada NK News mengenai status Mun maupun alasan kepergiannya.

Inggris tahun lalu telah menunjuk duta besar baru untuk Korea Utara. Namun, kedutaan Inggris di Pyongyang tetap ditutup sejak pandemi, sehingga hubungan kedua negara masih berjalan dalam kondisi yang sangat terbatas.

Situasi ini menunjukkan bahwa sanksi terhadap Songdowon tidak hanya memicu pernyataan keras, tetapi juga berdampak langsung pada jalur diplomatik antara kedua negara. Dengan menarik pulang dutanya, Pyongyang mengirim pesan bahwa ketegangan itu belum akan mereda dalam waktu dekat.

Berita Terbaru