KTM RC 160 langsung menarik perhatian karena datang dengan tenaga yang sudah melampaui Honda CBR150R, tetapi banderolnya tetap berada di kisaran Rp34 jutaan. Kombinasi ini membuat motor sport fairing asal Eropa tersebut terlihat sangat agresif di atas kertas, apalagi saat dibandingkan dengan dua nama besar yang sudah lama mendominasi kelas 150 cc.
Di pasar India, RC 160 dipasarkan mulai 184.998 Rupee atau setara sekitar Rp34 juta. Posisi harga itu membuatnya jauh lebih ramah dibanding Honda CBR150R dan Yamaha R15, yang selama ini berada di rentang lebih tinggi di segmen sport fairing entry-level.
Harga yang lebih rendah dari rival Jepang
Selisih harga RC 160 terasa cukup lebar jika melihat daftar kompetitornya. Honda CBR150R dijual mulai Rp39,27 juta untuk varian terendah, lalu naik sampai Rp44,24 juta pada varian tertinggi.
Yamaha R15 juga tidak berada di level yang lebih murah. R15 Connected dibanderol mulai Rp41,5 juta, sedangkan R15M Connected/ABS mencapai Rp46,9 juta.
Dengan angka seperti itu, RC 160 terlihat menempatkan diri lebih dekat ke motor naked entry-level ketimbang sport fairing premium. Inilah yang membuatnya punya daya tarik kuat bagi pembeli yang ingin tampilan sport tanpa harus membayar setinggi rival Jepang.
Mesin 164,2 cc yang tidak main-main
Di balik harga yang mengejutkan, KTM RC 160 membawa mesin 164,2 cc satu silinder, SOHC, berpendingin cairan, dan sudah memakai sistem injeksi. Mesin ini menghasilkan tenaga 19 PS pada 9.500 rpm dan torsi 15,5 Nm pada 7.500 rpm.
Secara angka, output tersebut setara dengan Yamaha R15 yang juga mencatat 19 PS lewat mesin 155 cc dengan teknologi VVA. Artinya, RC 160 langsung masuk ke kelompok performa yang kompetitif di kelasnya.
Honda CBR150R masih berada di bawahnya dalam urusan tenaga puncak. Motor sport Honda itu menghasilkan 17,1 PS, sehingga tertinggal dari RC 160 dan R15 dari sisi tenaga.
Perangkat pengereman dan suspensi terasa lebih serius
KTM juga tidak sekadar mengandalkan mesin. RC 160 menggunakan suspensi depan WP Apex Inverted Forks atau upside down berdiameter 37 mm, yang memberi kesan lebih premium untuk kelas harga ini.
Pada sektor rem, motor ini memakai cakram depan 320 mm. KTM turut menyematkan Supermoto ABS yang memberi karakter pengereman lebih agresif untuk kebutuhan lintasan.
Pendekatan ini membuat RC 160 punya identitas berbeda dari Honda CBR150R. Model Honda mengandalkan suspensi SFF-BP dan Assist/Slipper Clutch sebagai nilai jual utamanya.
Peta persaingan sport fairing entry-level ikut bergeser
Yamaha R15 menawarkan jalur yang berbeda karena mengandalkan fitur elektronik yang lebih modern. Motor ini dibekali Quick Shifter, Traction Control, dan konektivitas Y-Connect.
Di sisi lain, RC 160 tampil dengan paket yang lebih menonjol pada harga, tenaga, serta komponen chassis dan pengereman. KTM juga membawa DNA balap Eropa, termasuk penggunaan sasis split-trellis yang ringan dan ergonomi yang dibuat menyerupai motor sport murni.
Karakter seperti itu memberi warna baru di kelas yang selama ini banyak diisi duel Honda CBR150R dan Yamaha R15. RC 160 berpeluang menarik perhatian konsumen yang lebih mengejar rasio harga dan performa daripada fitur konektivitas.
Meski begitu, CBR150R dan R15 tetap memiliki daya tarik masing-masing. Honda kuat di jaringan dan nama besar, sedangkan Yamaha unggul pada fitur elektronik modern, sementara KTM datang dengan kombinasi harga sekitar Rp34 juta, tenaga 19 PS, dan perangkat yang terasa premium untuk ukuran sport fairing entry-level.
Source: www.suara.com






