Larangan Media Sosial Remaja Australia Diuji, Celah Verifikasi Usia Masih Terbuka

Author: Redaksi Android62

Australia kini menghadapi ujian besar atas larangan media sosial bagi anak di bawah umur, setelah temuan baru menunjukkan banyak remaja masih bisa lolos dari verifikasi usia. Pemerintah menegaskan aturan itu harus dibuat sekuat mungkin agar tahan jika digugat di pengadilan.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan eSafety Commission, regulator internet Australia, benar-benar memiliki kewenangan untuk menjalankan aturan tersebut. Ia menekankan bahwa undang-undang ini harus bertahan terhadap tantangan hukum jika ada pihak yang menggugatnya.

Celah yang belum tertutup

Larangan yang digambarkan sebagai eksperimen terobosan itu melarang platform seperti Instagram milik Meta dan YouTube milik Google memberi akun kepada pengguna di bawah 16 tahun. Aturan tersebut sudah berlaku selama enam bulan dan menarik perhatian banyak negara yang ingin meniru langkah Australia.

Namun, studi yang terbit di British Medical Journal pada pekan ini memberi sinyal bahwa penerapannya belum sepenuhnya menahan penggunaan media sosial di kalangan remaja. Penelitian terhadap 408 remaja menemukan 85% warga Australia berusia 12 hingga 15 tahun masih memakai media sosial tiga bulan setelah larangan diberlakukan.

Studi yang sama juga menemukan dua pertiga pengguna di bawah umur tetap dapat masuk ke platform dengan cara menyatakan usia di atas 16 tahun atau mengunggah swafoto yang diterima platform sebagai bukti usia dewasa. Penulis paper itu menyebut sedikit bukti yang menunjukkan penurunan substansial secara langsung dalam penggunaan media sosial yang dilaporkan remaja.

Ancaman denda besar bagi platform

eSafety Commission dan Menteri Komunikasi Anika Wells sebelumnya menyatakan tengah menyiapkan tindakan hukum terhadap sejumlah platform. Perusahaan yang terbukti gagal secara sistemik menegakkan larangan tersebut dapat dikenai denda maksimum A$49,5 juta, setara sekitar US$34 juta.

Reddit juga telah mengajukan tantangan ke High Court terhadap larangan itu, dan perkara tersebut masih berada pada tahap dengar pendapat awal. Hingga kini, perusahaan itu belum segera memberikan komentar pada Jumat.

Perhatian internasional yang kian besar

Dampak kebijakan Australia kini disorot luas karena dianggap sebagai langkah pertama dari jenisnya. Sejumlah negara sedang mencari cara untuk meniru aturan tersebut di tengah kekhawatiran terhadap kesehatan mental dan fisik anak muda.

Britania pada bulan ini juga mengumumkan pembatasan yang lebih jauh, dengan platform gim dan live-streaming ikut terdampak. Bagi Australia, sorotan dunia itu kini berjalan beriringan dengan pertanyaan besar: seberapa efektif larangan ini jika penegakannya tidak diperketat.

Berita Terbaru