LavAni Semakin Dekat ke Gelar Proliga 2026, Bhayangkara Presisi Wajib Menang di Gim Kedua

Author: Redaksi Android62

Jakarta LavAni membuka Grand Final Proliga 2026 dengan kemenangan penting atas juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi. Hasil 3-1 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat malam WIB, membuat LavAni kini hanya berjarak satu kemenangan lagi dari gelar musim ini.

Bagi Bhayangkara Presisi, kekalahan ini langsung mengubah situasi menjadi serba tertekan. Mereka wajib menang pada gim kedua agar peluang mempertahankan trofi tetap bertahan, sehingga laga berikutnya menjadi penentu hidup mati dalam perebutan gelar.

Pertandingan berlangsung ketat pada awal set pertama. Kedua tim saling meladeni lewat serangan cepat, dan skor sempat sama kuat 17-17 sebelum LavAni mengambil alih momentum.

Setelah momen itu, LavAni berhasil menjauh menjadi 20-17 dan mempertahankan keunggulan hingga menutup set pertama 25-22. Start seperti ini sangat berharga di partai final karena memberi kontrol ritme sejak awal, dan LavAni memanfaatkannya dengan efektif.

Bhayangkara Presisi kemudian menunjukkan respons yang tidak kalah kuat pada set kedua. Juara bertahan tampil lebih agresif, membuat duel kembali berjalan ketat sampai skor 22-22, sebelum mereka mencuri tiga poin beruntun untuk menang 25-22.

Kemenangan pada set kedua sempat menjaga asa Bhayangkara tetap hidup. Kedudukan 1-1 membuat pertandingan kembali terbuka, sekaligus menegaskan bahwa mereka masih mampu memberi tekanan kepada LavAni di momen penting.

Namun, dua set berikutnya memperlihatkan konsistensi LavAni yang lebih stabil. Pada set ketiga, permainan mereka terlihat lebih dominan dan rapat, sementara Bhayangkara kesulitan membangun serangan dengan leluasa.

LavAni lalu melaju jauh dan menutup set ketiga dengan skor meyakinkan 25-16. Performa itu menjadi sinyal bahwa kehilangan set kedua tidak membuat mereka goyah, justru memperkuat kontrol atas jalannya laga.

Pola serupa berlanjut di set keempat meski Bhayangkara sempat memimpin pada awalnya. LavAni mampu membalikkan keadaan lewat permainan yang lebih tenang, disiplin dalam bertahan, dan konsisten saat memasuki poin-poin krusial.

Set keempat akhirnya dikuasai LavAni dengan skor 25-18. Hasil itu memastikan kemenangan 3-1 sekaligus menempatkan mereka sangat dekat dengan trofi Proliga musim ini.

Situasi kini berbalik tajam menjelang gim kedua yang juga akan digelar di GOR Amongrogo pada Sabtu. LavAni datang dengan kepercayaan diri tinggi karena hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar.

Sebaliknya, Bhayangkara Presisi tidak memiliki banyak ruang untuk salah langkah. Mereka harus menang agar final berlanjut ke gim penentuan pada Minggu, sehingga laga berikutnya akan menjadi ujian terbesar bagi upaya mempertahankan status juara bertahan.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru