POCO Pad muncul sebagai salah satu tablet Android yang paling masuk akal untuk pengguna yang ingin perangkat besar tanpa harus membawa laptop. Dengan bekal Snapdragon 7s Gen 2, layar 12,1 inci 2.5K 120Hz, dan baterai 10.000mAh, perangkat ini menempati posisi menarik di kelas tablet 5G menengah premium.
Di segmen yang makin ramai untuk kerja hybrid, tablet seperti ini tidak lagi hanya dipandang sebagai alat hiburan. POCO Pad justru diarahkan untuk mendukung rapat online, membuka dokumen, multitasking, hingga gaming dalam satu perangkat yang tetap ringkas dibawa.
Performa yang disiapkan untuk kerja dan hiburan
Snapdragon 7s Gen 2 menjadi dapur pacu utama POCO Pad. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 4nm, memakai arsitektur octa-core hingga 2,4GHz, dan dipasangkan dengan GPU Adreno.
Kombinasi tersebut dirancang agar konsumsi daya tetap efisien, tetapi performa tetap stabil saat tablet dipakai cukup lama. POCO menyebut perangkat ini mampu menangani gaming, streaming, editing ringan, dan multitasking kerja dalam satu waktu.
Layar besar yang mendukung produktivitas
Salah satu nilai jual terkuat POCO Pad ada pada panel IPS LCD 12,1 inci. Resolusinya 2.5K dengan refresh rate AdaptiveSync 120Hz, sehingga aktivitas seperti scrolling, berpindah aplikasi, dan bermain game terasa lebih mulus.
Ukuran layar 16:10 juga membuatnya cocok untuk kebutuhan yang lebih serius, seperti meeting online, split screen, belajar daring, dan membuka dokumen kerja. Dukungan Dolby Vision serta empat speaker Dolby Atmos ikut memperkuat sisi hiburannya.
Baterai besar untuk mobilitas harian
POCO Pad dibekali baterai 10.000mAh dengan pengisian cepat 33W. Untuk pengguna yang sering bekerja di luar kantor, kapasitas ini memberi rasa aman karena tablet tidak cepat habis saat dipakai seharian.
Dalam klaim internal perusahaan, perangkat ini sanggup dipakai hingga 16 jam untuk pemutaran video online dan sekitar 18 jam untuk membaca digital. Daya tahan seperti ini juga membuatnya relevan untuk pengguna yang ingin perangkat awet tanpa terlalu sering mencari colokan.
Fitur kerja dan penyimpanan yang cukup lega
Tablet ini menjalankan HyperOS berbasis Android 14 dan mendukung interkoneksi antar perangkat Xiaomi. Fitur sinkronisasi file, clipboard, dan notifikasi lintas perangkat membuat alur kerja terasa lebih praktis bagi pengguna yang sudah berada di ekosistem tersebut.
Untuk memori, POCO Pad hadir dengan RAM 8GB LPDDR4X dan penyimpanan 256GB UFS 2.2. Jika masih kurang, tersedia dukungan microSD hingga 1,5TB, sementara kamera depan dan belakang sama-sama beresolusi 8MP.
Spesifikasi utama POCO Pad
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 2 |
| Fabrikasi | 4nm |
| CPU | Octa-core hingga 2,4GHz |
| Layar | IPS LCD 12,1 inci |
| Resolusi | 2.5K |
| Refresh rate | AdaptiveSync 120Hz |
| Baterai | 10.000mAh |
| Pengisian daya | 33W |
| RAM | 8GB LPDDR4X |
| Storage | 256GB UFS 2.2 |
| microSD | Hingga 1,5TB |
| Kamera | 8MP depan dan belakang |
Harga dan posisi di pasar Indonesia
Di marketplace resmi Indonesia, harga POCO Pad 8GB/256GB berada di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp4,8 jutaan. Selisih harga itu bergantung pada varian dan paket bundling keyboard atau stylus.
Dengan kombinasi layar besar, performa yang stabil, baterai jumbo, dan dukungan fitur kerja, POCO Pad tampil sebagai tablet Android premium yang tidak hanya relevan untuk hiburan. Perangkat ini juga punya modal kuat untuk pengguna yang mencari pendamping kerja hybrid tanpa harus bergantung penuh pada laptop.
