Lebih Dari 250 Mobil Pengganti Disiapkan Hyundai, Servis Panjang Tak Lagi Memutus Mobilitas

Author: Redaksi Android62

Hyundai Motors Indonesia menyiapkan lebih dari 250 unit mobil pengganti untuk pelanggan yang kendaraannya harus masuk bengkel resmi. Fasilitas ini hadir lewat Hyundai Premium Courtesy Car Program agar aktivitas harian konsumen tetap berjalan meski mobil utama sedang diperbaiki atau menjalani perawatan yang memakan waktu lebih lama.

Program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang kerap muncul saat kendaraan tidak bisa dipakai sementara. Dengan adanya mobil pengganti, pelanggan tidak perlu langsung mencari solusi lain untuk tetap pergi bekerja, mengurus kegiatan rutin, atau menjalankan agenda harian.

Layanan purnajual yang dibuat lebih nyaman

Hyundai menempatkan program ini sebagai bagian dari perhatian setelah pembelian kendaraan. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan tidak berhenti saat transaksi selesai, melainkan berlanjut lewat dukungan purnajual yang relevan dengan kondisi nyata pemilik mobil.

Program mobil pengganti itu juga masuk dalam ekosistem myHyundai Care. Ekosistem ini disiapkan untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman dan bebas dari kekhawatiran, terutama ketika pemilik harus menunggu proses servis selesai.

Presiden Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, menegaskan bahwa perusahaan ingin menjaga mobilitas dan ketenangan pelanggan. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Hyundai memandang layanan purnajual sebagai bagian penting dari hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Berlaku luas untuk pelanggan Hyundai

Hyundai Premium Courtesy Car Program dapat digunakan oleh seluruh pelanggan Hyundai di jaringan bengkel resmi. Layanan ini berlaku untuk semua kendaraan yang didistribusikan oleh HMID, tanpa pembatasan tahun produksi maupun jarak tempuh.

Cakupan tersebut membuat program ini terasa lebih inklusif. Lebih banyak pemilik Hyundai berpeluang merasakan manfaat mobil pengganti ketika kendaraan mereka harus tinggal lebih lama di bengkel.

Hyundai juga menempatkan program ini sebagai bagian dari penerapan komitmen global dalam meningkatkan kualitas layanan purnajual. Kehadiran armada tambahan diharapkan membuat pelanggan tetap merasa diperhatikan meski mobil utamanya sedang tidak digunakan.

Lebih dari 250 unit tersedia di diler terpilih

Untuk mendukung kebutuhan itu, Hyundai menyiapkan lebih dari 250 unit kendaraan di jaringan diler terpilih. Ketersediaan armada menjadi penting karena menentukan seberapa cepat pelanggan bisa memperoleh mobil pengganti saat mobil utama masuk perbaikan.

Pilihan kendaraan yang disiapkan pun tidak hanya satu model. Hyundai menyiapkan Hyundai Ioniq 5, Creta, dan Stargazer sebagai kendaraan pengganti dalam program tersebut.

Fransiscus Soerjopranoto, COO HMID, menyebut bahwa penyediaan Ioniq 5 memberi lebih dari sekadar kenyamanan praktis. Menurut dia, kesempatan itu juga bisa membuat lebih banyak pelanggan merasakan pengalaman mengendarai mobil listrik Hyundai.

Masa pinjam hingga 17 hari

Hyundai menetapkan durasi pinjaman kendaraan maksimal 17 hari. Jika perbaikan masih membutuhkan waktu tambahan, durasi tersebut bisa diperpanjang dengan persetujuan diler.

Skema ini memberi ruang yang lebih fleksibel bagi konsumen ketika servis ternyata berjalan lebih lama dari perkiraan awal. Dengan begitu, pelanggan tidak harus tergesa-gesa mencari alternatif mobilitas lain selama kendaraan utama belum kembali digunakan.

Di tengah persaingan industri otomotif, layanan seperti ini menjadi salah satu pembeda yang terasa langsung oleh konsumen. Hyundai tampak menempatkan kenyamanan dan kepastian mobilitas sebagai nilai penting dalam pengalaman memiliki mobil, terutama saat kendaraan berada di bengkel resmi.

Berita Terbaru