Lontong Opor Warung Ngloram Dipuji Pejabat Pusat, Blora Dorong UMKM Naik Kelas

Author: Redaksi Android62

Pujian dari Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ahmad Erani Yustika kepada lontong opor di Ngloram menjadi perhatian dalam kunjungan ke Blora. Apresiasi itu muncul setelah ia menikmati hidangan di Warung Lontong Opor Pak Pangat bersama Bupati Blora Arief Rohman.

Jamuan di warung sederhana tersebut dipilih sebagai cara memperkenalkan kekuatan UMKM Blora kepada pengambil kebijakan di tingkat pusat. Pemerintah Kabupaten Blora melihat pengalaman langsung menikmati kuliner lokal dapat memberi kesan lebih kuat daripada promosi melalui brosur.

Apresiasi untuk Lontong Opor Ngloram

Erani mengaku baru pertama kali mencicipi Lontong Opor Pak Pangat Ngloram. Di hadapan rombongan, ia menyebut hidangan itu sebagai yang paling unggul dibandingkan makanan lain yang pernah dicicipinya.

“Tapi setelah merasakan langsung Lontong Opor Pak Pangat Ngloram, ini yang paling top. Yang lain gugur sebelum semifinal!” kata Erani.

Ia juga menilai tekstur lontong yang tidak terlalu padat menjadi salah satu kekuatan menu tersebut. Menurutnya, perpaduan lontong dan kuah opor menghasilkan rasa yang luar biasa.

Nama Peran Keterangan
Arief Rohman Bupati Blora Mengajak rombongan makan di warung lokal
Ahmad Erani Yustika Sekjen Kementerian ESDM Memberikan apresiasi untuk lontong opor
Erdila Indriani Direktur PEM Akamigas Cepu Turut hadir dalam rombongan

Diplomasi Kuliner dari Warung Lokal

Arief Rohman mengajak Erani dan rombongan makan siang di Warung Lontong Opor Pak Pangat, Ngloram, pada Jumat (17/7). Direktur PEM Akamigas Cepu Erdila Indriani juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Arief menyebut pendekatan ini sebagai diplomasi kuliner untuk mengenalkan potensi daerah. Ia menilai tamu yang menikmati dan mengapresiasi produk lokal dapat ikut menyebarkan cerita tentang Blora kepada lingkungan yang lebih luas.

“Ketika mereka menikmati dan memberikan apresiasi, secara tidak langsung mereka ikut menjadi duta promosi bagi Blora,” ujar Arief. Baginya, cita rasa kuliner yang dinikmati di tempat asalnya lebih mudah melekat dalam ingatan.

Pilihan warung lokal juga menempatkan pelaku usaha kecil sebagai bagian penting dalam agenda promosi daerah. Kunjungan pejabat pusat diharapkan memberi dorongan psikologis bagi pelaku UMKM kuliner di Blora.

Dukungan untuk Pelaku Usaha

Pemkab Blora tidak hanya mengandalkan jamuan kuliner untuk memperluas pengenalan produk warga. Pemerintah daerah juga menjalankan pendampingan usaha, pelatihan berkala, kemudahan perizinan, penguatan merek, serta digitalisasi pemasaran.

Akses promosi turut dibuka melalui berbagai kegiatan di tingkat daerah maupun nasional. Langkah tersebut diarahkan agar produk UMKM Blora memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi pemerintah daerah, UMKM merupakan fondasi yang menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak. Lontong Opor Pak Pangat menjadi salah satu contoh usaha lokal yang ingin didorong agar berkembang.

Arief menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak cukup diukur melalui pembangunan infrastruktur fisik. Kemampuan warga membangun ekonomi yang lebih berdaya juga menjadi ukuran penting bagi perkembangan Blora.

Melalui jamuan di Ngloram, Blora membawa pesan bahwa promosi daerah dapat berangkat dari produk yang dekat dengan kehidupan warga. Kuliner khas, keramahan, dan ketangguhan UMKM menjadi nilai yang diperkenalkan kepada tamu dari pusat.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru