LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pembiayaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi koperasi di Indonesia. Penegasan itu mengemuka dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional atau Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (12/7).
Di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Dewan Koperasi Indonesia, dan pelaku koperasi dari berbagai daerah, LPDB Koperasi menempatkan layanan konsultasi pembiayaan sebagai salah satu fokus utamanya. Lembaga itu juga membawa koperasi desa binaan yang telah memiliki produk unggulan untuk ditampilkan kepada publik.
Booth konsultasi pembiayaan ramai diminati
Sebagai Badan Layanan Umum di Kementerian Koperasi yang menyalurkan pembiayaan dana bergulir, LPDB Koperasi membuka booth Coaching Clinic Pinjaman/Pembiayaan Dana Bergulir dalam rangkaian acara. Layanan ini memberi ruang bagi pengurus koperasi dari berbagai daerah untuk berkonsultasi langsung mengenai skema pembiayaan.
Pengunjung dapat memperoleh penjelasan tentang mekanisme pembiayaan, persyaratan, tata kelola, hingga peluang memperoleh dana bergulir untuk memperkuat usaha produktif. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat berkonsultasi langsung dengan tim LPDB Koperasi terkait skema yang paling sesuai dengan kebutuhan koperasi mereka.
Empat KDKMP binaan tampilkan produk unggulan
Selain membuka layanan pembiayaan, LPDB Koperasi juga menghadirkan empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih binaan untuk menampilkan produk unggulan daerah. Keempat koperasi tersebut datang dari wilayah yang berbeda dan menjadi contoh pengembangan koperasi modern berbasis potensi lokal.
| KDKMP | Wilayah | Fokus Kehadiran |
|---|---|---|
| Tamanmartani | Daerah Istimewa Yogyakarta | Menampilkan produk unggulan daerah |
| Wonokerto | Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur | Menampilkan produk unggulan daerah |
| Randugading | Kabupaten Malang, Jawa Timur | Menampilkan produk unggulan daerah |
| Tegal Harum | Provinsi Bali | Menampilkan produk unggulan daerah |
Kehadiran sekitar 1.200 anggota koperasi mitra LPDB Koperasi dari wilayah Jabodetabek ikut menambah semarak peringatan. Partisipasi mereka juga menunjukkan dukungan terhadap gerakan koperasi nasional di momentum Harkopnas tahun ini.
Presiden tekankan koperasi sebagai amanat konstitusi
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi dan harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ia menyebut perekonomian Indonesia harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.
Prabowo menambahkan bahwa koperasi perlu diperkuat agar mampu mengangkat rakyat dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. Ia juga menekankan bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus bergerak
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus menunjukkan kemajuan. Hingga kini, 83 ribu koperasi telah memiliki badan hukum, sementara pembangunan sarana fisik juga berjalan di banyak daerah.
Ferry menjelaskan bahwa 15.845 bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapan telah selesai 100 persen, sedangkan 19.539 unit lain masih dalam proses pembangunan. Total keseluruhan progres fisik yang disebutkan mencapai kurang lebih 35.000 unit.
| Komponen | Jumlah | Status |
|---|---|---|
| Badan hukum koperasi | 83.000 | Selesai |
| Bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapan | 15.845 | 100 persen selesai |
| Bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapan | 19.539 | Sedang dibangun |
| Total keseluruhan yang disebutkan | Kurang lebih 35.000 | Gabungan progres fisik |
Ferry juga menyampaikan bahwa pelatihan dan pendidikan bagi manajer koperasi desa direncanakan mulai pada minggu pertama bulan Agustus. Para manajer itu akan ditempatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya sudah selesai.
LPDB siap menjadi mitra strategis koperasi
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan keikutsertaan lembaganya di Harkopnas ke-79 merupakan bagian dari komitmen untuk memperluas akses pembiayaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Menurut dia, Hari Koperasi Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk menguatkan optimisme bahwa koperasi adalah motor penggerak ekonomi rakyat.
Krisdianto menegaskan LPDB Koperasi akan terus hadir melalui pembiayaan dana bergulir yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan agar semakin banyak koperasi mampu naik kelas. Ia menilai dukungan itu diharapkan membantu koperasi memperluas usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi anggotanya.
Ia menambahkan, LPDB Koperasi siap menjadi mitra strategis dalam mendukung penguatan kelembagaan dan pembiayaan koperasi sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Lembaga itu juga akan terus memperkuat pendampingan, literasi pembiayaan, dan akses dana bergulir agar koperasi semakin berdaya dan adaptif terhadap perubahan.
Melalui kehadirannya di Harkopnas ke-79, LPDB Koperasi menegaskan dukungan terhadap agenda pemerintah dalam membangun koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan berdaya saing. Prabowo juga sempat menegaskan bahwa koperasi adalah bagian dari keluarga besarnya dalam perjuangan membangun kesejahteraan rakyat.
