Lukisan yang tampak di belakang Volodymyr Zelenskyy dalam video yang ramai di X bukan karya Cézanne, melainkan karya seniman Ukraina, Andrii Chebotaru. Temuan itu membongkar klaim yang menyebut BBC menayangkan laporan tentang lukisan curian yang disimpan di kantor kepresidenan Ukraina.
Video palsu itu sempat terlihat meyakinkan karena memakai logo BBC dan dikemas seperti potongan laporan berita. Di dalamnya, suara narasi menuduh bahwa sebuah lukisan Cézanne yang disebut hilang di Italia muncul di belakang Zelenskyy saat ia berpidato dari kantor presiden.
Klaim tersebut juga dibangun dari bahasa yang dibuat seolah-olah resmi. Video itu mengaitkan dugaan pencurian tiga lukisan karya Cézanne, Renoir, dan Matisse dari sebuah museum dekat Parma, lalu menyebut salah satu karya yang hilang, “Cup and Plate of Cherries,” terlihat dalam rekaman pidato yang diklaim berasal dari 16 April.
Untuk memperkuat kesan meyakinkan, video itu bahkan menyertakan kutipan yang seolah berasal dari pakar pemulihan karya seni, Chris Marinello. Dalam narasi palsu itu, Marinello disebut mengatakan hanya “5 to 10%” karya seni curian yang pernah ditemukan.
Namun, BBC tidak pernah menerbitkan video seperti itu. BBC memang memberitakan kasus pencurian tiga lukisan di Italia, tetapi tidak ada laporan di situs resminya yang menuduh Cézanne berada di kantor Zelenskyy.
Pencarian di situs BBC juga tidak menemukan konten yang mendukung klaim tersebut. Juru bicara BBC bahkan menegaskan kepada Lead Stories melalui email pada 22 April 2026 bahwa konten itu palsu.
Pemeriksaan terhadap situs kepresidenan Ukraina pun tidak menemukan pidato Zelenskyy pada 16 April 2026 seperti yang disebut dalam video. Lead Stories kemudian menemukan pidato dengan latar yang mirip pada 19 Januari 2026, tetapi lukisan di belakangnya berbeda dari yang ditampilkan dalam rekaman palsu.
Lukisan pada pidato asli itu ternyata adalah karya Andrii Chebotaru. Karya seniman Ukraina tersebut menggambarkan Crimea yang dianeksasi Rusia pada 2014, sehingga tidak ada kaitannya dengan Cézanne maupun dugaan pencurian yang disebarkan video palsu.
Kutipan Chris Marinello juga dipakai di luar konteks. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya memang pernah diwawancarai BBC soal pencurian karya seni di Italia, tetapi menegaskan pembicaraan itu bukan tentang dugaan ditemukannya lukisan Cézanne di kantor presiden Ukraina.
Marinello bahkan menyebut klaim itu “absolutely absurd” dan mengatakan Rusia kerap menjadi tujuan akhir bagi karya seni curian. Pernyataan itu menunjukkan bahwa potongan wawancara telah dipindahkan ke narasi yang tidak sesuai untuk memberi kesan seolah-olah ada bukti baru.
Kasus ini memperlihatkan bagaimana manipulasi visual dan audio bisa membuat informasi palsu tampak sahih. Saat logo media besar, potongan gambar, dan narasi yang dipilih-pilih digabungkan, publik bisa diarahkan untuk percaya pada laporan yang sebenarnya tidak pernah dipublikasikan oleh sumber aslinya.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan, baik catatan BBC maupun situs kepresidenan Ukraina tidak mendukung tuduhan bahwa ada lukisan Cézanne curian di kantor Zelenskyy. Lukisan yang terlihat dalam video asli justru berasal dari Andrii Chebotaru, bukan dari maestro Prancis yang disebut dalam konten palsu itu.
