Lulusan Paket C Masuk Radar Polri, Aturan Seleksi Mulai Dikaji Ulang

Author: Redaksi Android62

Polri kini meninjau kembali aturan seleksi penerimaan anggota yang selama ini belum mengakomodasi lulusan pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C. Langkah ini membuka peluang baru bagi lulusan Paket C untuk ikut dibahas sebagai calon peserta seleksi anggota Polri.

Peninjauan itu muncul karena Polri menilai cara pandang lama terhadap pendidikan kesetaraan sudah tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi pendidikan saat ini. Paradigma yang dulu melekat pada Kejar Paket A, B, dan C kini dianggap perlu dievaluasi ulang.

Pandangan lama dinilai tak lagi relevan

Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Erthel Stephan menjelaskan bahwa aturan lama lahir dari anggapan pendidikan kesetaraan identik dengan peserta didik yang putus sekolah atau bermasalah di jalur formal. Menurutnya, anggapan seperti itu berasal dari filosofi lama yang saat ini sedang dikaji kembali oleh Polri.

Dalam forum diskusi publik bertajuk “Polri untuk Masyarakat: Inspirasi, Kesempatan, dan Kontribusi Penyandang Disabilitas dalam Pengabdian kepada Negara” di Ambhara Hotel, Jakarta, Erthel menegaskan bahwa pola pendidikan di masyarakat telah berubah. Ia menyebut pendidikan kesetaraan tidak lagi bisa dipahami dengan kacamata lama.

Peserta Paket C kini datang dari pilihan sadar

Erthel menuturkan bahwa saat ini banyak peserta Kejar Paket C berasal dari keluarga yang memilih jalur pendidikan alternatif secara sadar. Orang tua, menurut dia, kerap mengarahkan anak agar fokus mengembangkan kompetensi tertentu yang dinilai lebih sesuai untuk masa depan.

Ia juga mengaitkan perubahan itu dengan berkembangnya pola homeschooling yang membuat pendidikan kesetaraan berada dalam konteks yang berbeda. Karena itu, karakter peserta pendidikan kesetaraan sekarang tidak bisa disamakan dengan gambaran lama yang hanya identik dengan putus sekolah.

Masukan publik mendorong evaluasi aturan

Isu ini mencuat setelah Istudiyanti Priatmi atau Ince dari ABK UMKM, Yayasan Griya Bina Karya Anak Berkebutuhan Khusus, menyoroti syarat penerimaan anggota Polri yang masih mensyaratkan lulusan SMA sederajat. Ia meminta agar lulusan Kejar Paket A, B, dan C mendapat kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi Bintara maupun Akpol.

Masukan tersebut membuka ruang diskusi lebih lanjut di internal Polri. Erthel menegaskan bahwa institusinya tidak ingin mengambil keputusan tergesa-gesa sebelum kajian yang memadai selesai dilakukan.

Polri akan koordinasi dengan kementerian terkait

Untuk menyesuaikan aturan dengan perkembangan pendidikan kesetaraan, Polri menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait. Langkah ini dinilai penting agar peninjauan aturan berjalan sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional.

Polri menempatkan kajian ini sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan penerimaan anggota agar lebih sesuai dengan perubahan sistem pendidikan di masyarakat. Dengan begitu, peluang lulusan Paket A, B, dan C untuk ikut seleksi anggota Polri masih terbuka untuk dibahas lebih lanjut.

Source: www.suara.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru