Maresca Dituding Ingin ke Manchester City Saat Masih Terikat Chelsea, Klub Murka

Chelsea melontarkan kritik tajam kepada Enzo Maresca setelah mantan pelatihnya itu resmi ditunjuk menangani Manchester City. Klub asal London tersebut menilai Maresca melanggar etika karena mengejar peluang di The Sky Blues ketika masih terikat kontrak dengan mereka.

Dalam pernyataan resmi yang kembali membuka alasan perpisahan itu, Chelsea menyebut keputusan Maresca bukan sekadar persoalan hasil di lapangan. Klub menilai sang pelatih sudah menaruh perhatian pada kursi Pep Guardiola saat kesempatan itu muncul, meski Guardiola sendiri masih memiliki kontrak jangka panjang di Manchester City hingga 2027.

Minat ke Manchester City sudah terendus sejak musim semi lalu

Chelsea mengungkap bahwa sejak musim semi tahun lalu, mereka sudah mendapat kabar dari Maresca mengenai peluang menjadi penerus Guardiola. Bagi The Blues, sinyal tersebut menjadi penjelasan utama mengapa Maresca akhirnya memilih meninggalkan Stamford Bridge.

Klub juga menyebut bahwa keinginan itu tidak sejalan dengan komitmen yang masih melekat pada kontrak sang pelatih. Dari sudut pandang Chelsea, kondisi tersebut membuat keputusan Maresca terasa tidak pantas dan meninggalkan kesan bahwa fokus utamanya telah bergeser ke tempat lain.

Perpisahan yang semula memunculkan tanda tanya

Perpisahan Chelsea dan Maresca pada 1 Januari 2026 sebelumnya memicu banyak pertanyaan. Publik saat itu menduga adanya perbedaan pandangan soal transfer sebagai pemicu utama, tetapi Chelsea kini menyampaikan versi mereka sendiri mengenai penyebab keputusan tersebut.

Dalam penjelasannya, klub mengakui musim 2025/2026 berjalan sangat mengecewakan bagi tim dan para pendukung. Chelsea juga menilai pergantian posisi pelatih kepala pada periode Natal menjadi salah satu faktor besar yang memperburuk situasi klub.

Dengan penjelasan itu, Chelsea menegaskan bahwa kepergian Maresca datang di saat yang sulit. Klub merasa kehilangan arah karena perubahan besar terjadi di tengah musim dan meninggalkan persoalan baru yang harus segera dibereskan.

Chelsea sorot integritas Xabi Alonso

Di tengah kritik kepada Maresca, Chelsea juga menyinggung sosok penggantinya, Xabi Alonso. Klub menyebut Alonso sebagai pelatih yang punya pengetahuan sepak bola kuat, profesional, dan memiliki integritas tinggi.

Chelsea menilai Alonso memiliki atribut lengkap untuk membawa kesuksesan yang dinilai pantas diterima klub dan para suporter. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Chelsea ingin menegaskan perbedaan sikap antara mantan pelatih mereka dan sosok baru yang mereka yakini bisa memberi stabilitas.

Selama satu setengah tahun menangani Chelsea, Maresca sebenarnya sempat memberi sejumlah hasil penting. Ia membawa klub meraih satu trofi Piala Dunia Antarklub, satu gelar UEFA Conference League, dan finis di peringkat empat pada musim penuh pertamanya.

NamaKeteranganCatatan
Enzo MarescaMantan pelatih Chelsea yang kemudian ditunjuk menangani Manchester CityDianggap Chelsea melanggar etika kontrak
Xabi AlonsoPengganti Maresca di ChelseaDipuji karena pengetahuan, profesionalisme, dan integritas
Pep GuardiolaPelatih Manchester CityMasih terikat kontrak hingga 2027

Situasi ini membuat hubungan Chelsea dan Maresca berakhir dengan nada yang tidak biasa. Di satu sisi, klub masih mencatat capaian sang pelatih; di sisi lain, mereka kini menilai ambisinya menuju Manchester City telah melampaui batas komitmen yang semestinya dijaga.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait