Mei 2026 Masuk Termin Kedua PIP, Begini Pembagian Penerimanya

Author: Redaksi Android62

Pencairan Program Indonesia Pintar pada Mei 2026 berada di dalam Termin 2, yaitu periode penyaluran yang berlangsung dari Mei sampai September 2026. Tahap ini ditujukan bagi siswa yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan dan pihak terkait, termasuk peserta didik yang baru menyelesaikan aktivasi SK Nominasi.

Pola tiga termin dipakai agar dana lebih merata kepada penerima yang sudah terdaftar. Pemerintah juga memakai skema ini supaya aktivasi dan pencairan berjalan tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembagian jadwal PIP 2026 dibuat dalam tiga periode yang berbeda. Termin 1 berlangsung pada Februari hingga April 2026, Termin 2 pada Mei hingga September 2026, dan Termin 3 pada Oktober hingga Desember 2026.

Dasar pelaksanaan jadwal tersebut mengacu pada Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022. Aturan ini menjadi pedoman penyaluran bantuan pendidikan dasar dan menengah agar prosesnya tetap sesuai ketentuan.

Setiap termin memiliki sasaran penerima yang berbeda. Termin 1 diprioritaskan untuk siswa pemilik Kartu Indonesia Pintar yang datanya sudah tersinkronisasi sejak awal tahun anggaran.

Termin 2 menampung penerima hasil usulan dan aktivasi yang baru selesai pada periode berjalan. Sementara itu, Termin 3 diperuntukkan bagi peserta didik yang sudah masuk kategori penerima pada termin sebelumnya, tetapi belum sempat mencairkan dana bantuan.

Dengan pola tersebut, siswa yang belum terlayani pada tahap awal tetap mendapat kesempatan menerima haknya. Skema ini juga membantu pemerintah agar penyaluran tidak menumpuk pada satu waktu dan proses verifikasi berjalan lebih rapi.

Orang tua dan siswa dapat mengecek status penerima secara mandiri melalui layanan digital Kemendikbud. Pemeriksaan tersedia lewat laman resmi PIP Kemendikbud atau melalui aplikasi di perangkat pintar.

Untuk pengecekan lewat situs web, pengguna perlu memasukkan Nomor Induk Siswa Nasional dan Nomor Induk Kependudukan. Setelah itu, sistem akan menampilkan hasil verifikasi data sekaligus status penerima.

Pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi PIP yang tersedia di Google Play Store. Setelah dipasang, pengguna dapat login dengan data NISN untuk memantau saldo bantuan dan status aktivasi rekening.

Besaran bantuan PIP 2026 disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan semester yang ditempuh. TK menerima Rp450.000 untuk semua murid.

Untuk SD, SDLB, dan Paket A kelas 1 pada semester ganjil, bantuan yang diterima sebesar Rp225.000. Kelas 2 sampai 6 pada semester ganjil mendapat Rp450.000, sedangkan pada semester genap kelas 1 sampai 5 menerima Rp450.000 dan kelas 6 mendapat Rp225.000.

Dana bantuan ini dapat digunakan untuk membeli perlengkapan belajar, membiayai transportasi ke sekolah, dan memenuhi kebutuhan pendukung pendidikan lain. Program ini ditujukan untuk mendorong akses pendidikan yang lebih layak bagi anak usia sekolah sekaligus menekan angka putus sekolah di berbagai wilayah Indonesia.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru