Mesir memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia lewat adu penalti 4-2 di Dallas Stadium, Amerika Serikat. Duel babak 32 besar itu berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu, sebelum Mesir menang pada momen penentuan yang paling menegangkan.
Ketegangan memuncak di babak adu penalti
Australia gagal memanfaatkan dua kesempatan penting saat Harry Soutter dan Lucas Herrington sama-sama tidak berhasil menjalankan tugas. Mesir tampil lebih tenang dan efektif karena empat penendangnya sukses menuntaskan eksekusi tanpa cela.
| Tim | Hasil Penalti | Keterangan Penting |
|---|---|---|
| Mesir | 4-2 | Empat penendang sukses |
| Australia | 2 gagal | Harry Soutter dan Lucas Herrington gagal |
Mesir sempat unggul lebih dulu
Keunggulan Mesir lahir pada menit ke-13 melalui sundulan Emam Ashour. Gol tersebut memanfaatkan umpan silang Karim Hafez dari sisi kanan penyerangan dan memberi Mesir awal yang ideal dalam pertandingan penting ini.
Namun, Australia tidak membiarkan tekanan pertandingan berkembang sepihak. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui gol bunuh diri bek Mesir, Mohamed Hany, yang salah mengantisipasi arah bola dari tendangan bebas Aiden O’Neill.
Skor bertahan sampai perpanjangan waktu
Setelah gol penyeimbang itu, kedua tim kesulitan menambah gol hingga waktu normal berakhir. Perpanjangan waktu juga tidak mengubah keadaan, sehingga penentuan harus dibawa ke adu penalti.
Situasi tersebut akhirnya menguji ketenangan kedua kubu dalam tekanan tinggi. Mesir menjawabnya dengan penyelesaian yang rapi, sementara Australia kehilangan momentum pada dua eksekusi krusial.
Mesir bergabung dengan deretan negara yang sudah lolos
Kelolosan Mesir menempatkan mereka dalam daftar tim yang lebih dulu mengamankan tempat di fase berikutnya. Spanyol, Portugal, Swiss, Kanada, Brasil, Paraguay, Maroko, Norwegia, Prancis, Meksiko, Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat juga sudah memastikan tiket ke babak selanjutnya.
Bagi Australia, hasil ini membuat perjalanan mereka di turnamen berakhir lebih cepat. Nasib serupa juga dialami sejumlah tim besar lain yang tersingkir lebih awal, termasuk Jerman, Belanda, dan Jepang.
Mesir kini melanjutkan langkah di Piala Dunia 2026 dengan modal kemenangan yang diraih lewat duel ketat dan adu penalti. Laga di Dallas Stadium memperlihatkan betapa satu kesalahan kecil dapat mengubah arah pertandingan besar.
