Meski Degradasi Sudah Pasti, Semen Padang Tetap Bidik Hasil Maksimal Saat Jumpa Persebaya Surabaya

Semen Padang memilih menutup musim tanpa mengendurkan sikap profesional meski status degradasi mereka sudah dipastikan. Saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5/2026) pukul 15.30 WIB, Kabau Sirah tetap menargetkan performa terbaik di dua laga terakhir.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan bahwa persiapan tim berjalan seperti biasa menjelang laga kandang tersebut. Ia menilai setiap pertandingan tetap harus dijalani dengan tanggung jawab penuh, walaupun hasilnya tidak lagi memengaruhi posisi tim di klasemen.

Tetap menuntut keseriusan sampai akhir

Imran menyebut timnya akan berusaha maksimal baik di kandang maupun tandang pada dua pertandingan tersisa. Ia ingin para pemain tetap menjaga antusiasme dan tidak kehilangan fokus hanya karena nasib tim sudah tidak bisa berubah.

Menurut dia, semangat kerja tetap menjadi hal utama di ruang ganti Semen Padang. Karena itu, tim diminta menyelesaikan musim dengan cara yang terhormat dan tetap menunjukkan sikap profesional sampai kompetisi benar-benar berakhir.

Sang pelatih juga berharap ada hasil positif yang bisa dipersembahkan untuk pendukung di Padang. Kemenangan pada laga terakhir di kandang menjadi target yang ingin diwujudkan jika peluang itu terbuka.

Rotasi pemain mulai dipertimbangkan

Di sisi lain, situasi yang sudah tidak menentukan membuat Imran membuka ruang untuk perubahan besar dalam susunan pemain. Ia menyebut ada kemungkinan banyak rotasi agar pemain yang selama ini jarang tampil mendapat menit bermain lebih banyak.

Langkah itu juga menjadi kesempatan bagi skuad pelapis untuk merasakan pertandingan kompetitif. Imran menilai para pemain tetap menunjukkan semangat tinggi, sehingga perubahan komposisi bisa dilakukan tanpa mengurangi keseriusan tim.

Dengan sisa dua laga, Semen Padang ingin tetap menjaga intensitas permainan. Meski hasil akhir musim sudah tak bisa diubah, penampilan tim di lapangan tetap ingin dijaga agar tidak kehilangan nilai profesional.

Kendala kebugaran jelang laga terakhir kandang

Semen Padang juga masih menghadapi persoalan kebugaran pemain. Beberapa nama belum berada dalam kondisi ideal, sehingga peluang tampil mereka masih diragukan.

Boubakary Diarra, Ravy Tsuoka, Kazaki Nakagawa, dan Angelo Meneses disebut belum sepenuhnya fit. Sementara itu, Jaime Geraldo dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

Kondisi tersebut membuat dua laga tersisa terasa lebih berat bagi Kabau Sirah. Meski begitu, seluruh persiapan tetap dijalankan secara maksimal agar tim masih bisa mengakhiri musim dengan penampilan yang layak.

Makna laga kandang terakhir

Pertemuan melawan Persebaya juga punya arti khusus karena menjadi laga kandang terakhir Semen Padang musim ini. Klub ingin menutup kesempatan bermain di depan publik sendiri dengan hasil yang pantas.

Imran menilai kemenangan akan menjadi hadiah terbaik bagi masyarakat Padang yang terus memberi dukungan. Di tengah tekanan degradasi, ia tetap melihat semangat pemain sebagai modal penting untuk menjaga citra tim sampai akhir kompetisi.

Ia pun masih membuka peluang meraih poin maksimal dalam dua pertandingan terakhir. Namun, ia juga menegaskan bahwa situasi harus tetap dibaca secara realistis karena lawan yang dihadapi tidak mudah dan laga penutup musim selalu menyimpan tantangan besar.

Source: www.suara.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer