Lionel Messi menambah catatan bersejarahnya dengan mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Hasil itu langsung memberi Argentina tiga poin penting sekaligus membuka turnamen dengan pesan kuat dari sang kapten.
Di tengah usia yang mendekati 39 tahun, Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina dan ancaman utama bagi lawan. Performa tersebut memperlihatkan bahwa ketajamannya belum berkurang meski sudah tampil di lima edisi Piala Dunia sebelumnya.
Masuk daftar pencetak tiga gol yang sangat eksklusif
Sejak Piala Dunia pertama digelar pada 1930, hanya sedikit pemain yang mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di turnamen ini. Nama-nama seperti Just Fontaine, Eusébio, Gerd Müller, Paolo Rossi, Gary Lineker, Gabriel Batistuta, Miroslav Klose, Thomas Müller, Harry Kane, dan Gonçalo Ramos lebih dulu mengisi daftar langka tersebut.
Kini, Messi resmi bergabung dengan kelompok itu setelah membobol gawang Aljazair tiga kali. Catatan ini menambah bobot warisannya di panggung terbesar sepak bola internasional.
Edisi keenam dan peran besar bersama Argentina
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikuti Messi, sebuah pencapaian yang menempatkannya di antara pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah ajang tersebut. Setelah membawa Argentina juara pada 2022, ia kembali memikul peran penting untuk menjaga daya saing La Albiceleste.
Awal yang sempurna di Grup J juga memberi sinyal bahwa juara bertahan masih memiliki kualitas untuk bersaing sejak pertandingan pertama. Bagi Argentina, kemenangan atas Aljazair menjadi modal penting dalam upaya mempertahankan gelar di Amerika Serikat.
Meski sudah memasuki fase akhir karier, Messi tetap menunjukkan kemampuan untuk menentukan hasil pertandingan pada level tertinggi. Malam melawan Aljazair menjadi bukti bahwa namanya masih berada di antara yang paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.
