microSD Express Makin Menggoda, Harga UHS-II Justru Melambung di Pasar Handheld

Author: Redaksi Android62

Harga kartu microSD tercepat kini menghadirkan kejutan di pasar penyimpanan handheld. Pada kapasitas 256 GB, microSD Express umumnya dijual di kisaran 50 hingga 60 euro, jauh di bawah kartu UHS-II yang sudah menembus 115 hingga 120 euro atau lebih.

Selisih itu membuat microSD Express tampil sebagai pilihan yang semakin menarik, apalagi format ini sudah tersedia luas berkat Nintendo Switch 2. Di sisi lain, UHS-II yang dulu dipandang sebagai opsi cepat untuk perangkat gaming handheld kini makin langka dan mahal.

UHS-II kian sulit dicari

Acer menjadi salah satu merek yang masih menaruh perhatian pada UHS-II lewat Predator Atlas 8 gaming handheld yang diperkenalkan di Computex. Namun, format ini kini terasa semakin eksotis karena pilihan produknya menyusut dan harga terus naik dalam setahun terakhir.

Di Geizhals, Nexstorage UHS-II 256 GB tercatat sekitar 120 euro. Lexar Professional Gold berada di kisaran 115 euro, sedangkan Sabrent Rocket sedikit di atas 120 euro.

Pada titik harga tersebut, opsi UHS-II praktis sudah habis bagi banyak pembeli. Artinya, gamer yang masih mengincar handheld dengan dukungan UHS-II harus menyiapkan biaya penyimpanan yang jauh lebih tinggi meski kapasitasnya belum besar.

microSD Express mulai menjadi patokan baru

microSD Express justru bergerak ke arah sebaliknya. Pada kapasitas 256 GB, format ini sudah beredar luas dan stabil di kisaran 50 hingga 60 euro, termasuk kartu bermerek Nintendo yang dibuat SanDisk serta kartu SanDisk lain yang dipajang di area Nintendo di MediaMarkt.

Dengan harga yang lebih rendah, microSD Express kini terlihat lebih masuk akal bagi banyak pembeli. Perbandingan itu semakin tajam ketika kapasitas naik ke 512 GB, karena pasar sudah menawarkan sekitar lima kartu hingga kisaran 130 euro, sementara model yang datang belakangan bisa melompat ke rentang 200 hingga 300 euro.

Kecepatan tinggi masih dibatasi kompatibilitas

Walau menawarkan kecepatan besar, microSD Express belum sepenuhnya mudah dipakai di semua perangkat lama. Pengguna dengan pembaca UHS-II tidak bisa memanfaatkan kecepatan penuhnya, karena pembaca SD Express masih sangat jarang dan sebagian bahkan sudah habis terjual.

Dalam mode kompatibilitas, kartu Express akan turun ke kecepatan UHS-I. Karena itu, performanya tetap sangat bergantung pada perangkat pembaca yang digunakan, bukan hanya pada kartunya sendiri.

Ada kabar bahwa pembaca SD Express yang juga bisa menangani UHS-II akan hadir nanti tahun ini. Sebelumnya, kemampuan gabungan seperti itu belum dimungkinkan secara teknis.

Adopsi yang lebih luas bisa mengubah pasar

Tekanan harga di segmen ini belum tentu berhenti. Sejumlah laptop diperkirakan akan mulai mengadopsi SD Express, sementara Asus juga sudah membawa dukungan microSD Express ke handheld gaming barunya.

Asus sejauh ini disebut mendukung SD Express secara nyaris tidak terlihat, tetapi arah pasar mulai jelas bergerak ke sana. Bersamaan dengan peluncuran RTX Spark di Computex, indikasi juga menguat bahwa lebih banyak produsen akan bertaruh pada SD Express, termasuk format ukuran penuh.

Di sisi lain, ADATA saat ini menjadi satu-satunya pemasok kartu SD Express ukuran penuh. Untuk kartu microSD UHS-I biasa, harga model cepat dari merek besar juga sudah mendekati level microSD Express pada kapasitas 256 GB, dan di MediaMarkt kartu gamer SanDisk bergaya Nintendo nyaris sama mahalnya.

Harga sejumlah kartu itu bahkan sempat turun sedikit dalam beberapa pekan terakhir. Namun, jika adopsi SD Express terus meluas, pasar memori bisa kembali bergerak dan membuat peta harga berubah lagi.

Source: www.notebookcheck.net
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru