Manchester United disebut tidak datang dengan pendekatan biasa dalam upaya memburu Rafael Leao. Klub asal Inggris itu justru menyiapkan skema tukar tambah pemain untuk membuka jalan negosiasi dengan AC Milan, dengan tiga nama yang ikut dibahas yaitu Manuel Ugarte, Marcus Rashford, dan Joshua Zirkzee.
Langkah tersebut muncul karena Milan dinilai mulai memberi ruang untuk berbicara soal masa depan Leao. Meski klausul pelepasan sang penyerang sayap masih berada di angka 175 juta euro, Rossoneri kabarnya bersedia menerima proposal yang diawali dari 50 juta euro.
Milan mulai melunak soal Leao
Sikap Milan itu membuat situasi transfer Leao terlihat lebih fleksibel dibandingkan patokan klausulnya. Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut klub Italia tersebut tidak menutup pintu untuk membahas kemungkinan kepergian sang pemain.
Di sisi lain, angka 50 juta euro yang disebut sebagai titik awal diskusi masih jauh dari nilai pelepasan resminya. Namun, ruang negosiasi itu cukup memberi sinyal bahwa peluang transfer Leao belum tertutup rapat.
Bagi Manchester United, kondisi seperti ini dianggap bisa dimanfaatkan. Klub tersebut disebut menilai skema barter dapat membantu menekan beban biaya tunai di awal, sekaligus menjaga peluang untuk tetap terlibat dalam pembicaraan.
Tiga nama yang masuk pembahasan
Manuel Ugarte menjadi nama pertama yang disebut berpeluang dimasukkan ke dalam paket tawaran. Gelandang tersebut dipandang memiliki nilai tukar yang bisa membantu United dalam merayu Milan tanpa harus menyiapkan dana besar secara penuh.
Marcus Rashford juga berada dalam daftar kandidat. Situasinya ikut menarik karena saat ini ia sedang dipinjamkan ke Barcelona, dan belum ada kepastian apakah klub Spanyol itu akan mengaktifkan opsi pembelian senilai 30 juta euro pada akhir musim.
Joshua Zirkzee melengkapi daftar tiga nama yang dibahas. Penyerang asal Belanda itu memiliki daya tarik tersendiri karena Milan pernah menunjukkan minat kepadanya sebelum akhirnya ia bergabung ke Old Trafford dari Bologna.
Situasi Rashford dan Zirkzee ikut menentukan
Status Rashford yang belum jelas membuat namanya tetap terbuka dalam berbagai kemungkinan pembicaraan. Jika Barcelona tidak menebusnya, United bisa saja memakai situasi itu sebagai bagian dari negosiasi yang lebih besar bersama Milan.
Zirkzee pun menawarkan jalur pembicaraan yang berbeda. Ketertarikan Milan di masa lalu terhadap dirinya menjadi modal tambahan karena klub Italia itu sudah pernah menilai profil sang pemain sebelum ia pindah ke Manchester United.
Kedua nama tersebut membuat opsi barter terasa lebih hidup bagi United. Dengan memanfaatkan aset pemain, klub dapat menjaga kelincahan negosiasi tanpa harus menanggung seluruh beban dana secara tunai sejak awal.
Leao sudah dipantau langsung
Sebelum rumor barter ini ramai dibicarakan, pemandu bakat Manchester United dilaporkan sudah melihat langsung permainan Leao saat Milan menghadapi Juventus di Serie A. Dalam pertandingan itu, Leao gagal mencetak gol dan sempat mengecewakan sebagian pendukung.
Pemantauan tersebut menunjukkan bahwa Leao memang berada dalam radar pencarian pemain United. Klub Inggris itu disebut masih mencari sosok baru untuk memperkuat sektor kiri serangan, area yang dinilai perlu ditingkatkan.
Target lain juga tetap ada, karena Manchester United masih dikaitkan dengan Morgan Rogers dari Aston Villa untuk posisi penyerang sayap kiri. Namun, harga pemain berusia 23 tahun itu disebut mencapai 100 juta euro, jauh lebih tinggi dibandingkan titik awal negosiasi yang dibuka Milan untuk Leao.
Di saat yang sama, Milan juga menyiapkan langkah untuk lini depan mereka sendiri. Alexander Sorloth dari Atletico Madrid disebut menjadi target utama Rossoneri, sehingga pembicaraan mengenai Leao berpotensi bergerak seiring dengan rencana transfer kedua klub di bursa yang sama.
