Harga minyak goreng kemasan premium di Jawa Timur kembali mencuri perhatian setelah tercatat menembus Rp 21.695 per liter. Posisi itu membuat kelompok minyak kemasan berada jauh di atas Minyakita yang masih berada di Rp 16.309 per liter.
Perbedaan harga tersebut langsung memengaruhi hitungan belanja rumah tangga. Meski sama-sama termasuk kebutuhan harian, pilihan jenis minyak goreng kini membuat beban dapur bisa berbeda cukup jauh.
Bahan dapur yang ikut bergerak turun
Di saat minyak kemasan naik, sejumlah komoditas dapur utama justru melemah. Daging ayam kampung turun Rp 1.933 atau 2,74 persen menjadi Rp 68.539 per kg, sementara cabai rawit merah turun Rp 859 atau 1,50 persen menjadi Rp 56.446 per kg.
Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang terkoreksi Rp 338 atau 0,88 persen menjadi Rp 38.121 per kg. Bawang merah turun Rp 501 atau 1,18 persen ke Rp 42.067 per kg, sedangkan bawang putih turun Rp 664 atau 1,88 persen ke Rp 34.590 per kg.
Komoditas pokok masih bergerak campuran
Harga beras premium hari ini tercatat Rp 14.985 per kg, sedangkan beras medium berada di Rp 13.016 per kg. Gula kristal putih berada di Rp 17.219 per kg dan gas elpiji tercatat Rp 19.993.
Untuk minyak goreng jenis lain, harga minyak goreng kemasan sederhana naik Rp 102 atau 0,55 persen. Sementara itu, minyak goreng curah tercatat Rp 20.674 per kg.
Protein hewani dan kebutuhan susu
Di kelompok protein, daging sapi paha belakang tercatat Rp 125.608 per kg dan daging ayam ras berada di Rp 32.410 per kg. Telur ayam ras tercatat Rp 25.159 per kg, sedangkan telur ayam kampung berada di Rp 46.625 per kg.
Harga susu juga bervariasi. Susu kental manis merek Bendera tercatat Rp 12.436 per 370 gr/kl dan Indomilk Rp 12.577 per 370 gr/kl.
Untuk susu bubuk, merek Bendera berada di Rp 41.550 per 400 gr/dos dan Indomilk tercatat Rp 40.904 per 400 gr/dos. Perbedaan harga di tiap kemasan memperlihatkan belanja dapur masih sangat ditentukan oleh pilihan produk.
Gambaran harga di pasar Jatim
Komoditas pelengkap lain juga masih bergerak sesuai kelompoknya. Garam bata tercatat Rp 1.942 dan garam halus berada di Rp 9.480 per kg.
Cabai merah keriting berada di Rp 37.545 per kg. Bawang merah dan bawang putih tetap menjadi dua bumbu yang perlu dicermati karena harganya masih relatif tinggi di daftar harian pasar Jawa Timur.
Seluruh harga tersebut merupakan rata-rata di Jawa Timur dan bisa berbeda di tiap pasar. Data ini menunjukkan tekanan belanja rumah tangga masih terasa, terutama ketika komoditas tertentu naik lebih cepat dibanding bahan pokok lain.
Source: www.detik.com






