MotoGP Pertimbangkan Larangan Holeshot Di Semua Sirkuit, Usai Insiden Seram Di Catalunya

MotoGP tengah menimbang perubahan besar pada aspek keselamatan setelah insiden di Catalunya memunculkan kembali kekhawatiran soal start balapan dan perangkat pada motor. Salah satu opsi yang kini dibahas adalah larangan penggunaan holeshot di semua sirkuit, lebih cepat dari rencana penghapusan yang semula disiapkan untuk musim 2027.

Pembahasan itu muncul bukan hanya karena satu kejadian, tetapi karena rangkaian insiden yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco. Chief Sporting Officer MotoGP SEG, Carlos Ezpeleta, menilai ada beberapa area yang perlu dievaluasi bersama tim dan pembalap agar risiko di lintasan padat bisa ditekan sejak awal balapan.

Sorotan terbesar datang dari perangkat start

Holeshot menjadi salah satu titik perhatian utama karena sistem itu membantu motor mengurangi wheelie saat start dan mempercepat akselerasi. Di sisi lain, sejumlah pembalap menilai perangkat ini justru menambah risiko karena membutuhkan pengereman khusus untuk melepaskannya.

Ezpeleta menyebut salah satu usulan yang sedang dipertimbangkan adalah pelarangan holeshot di semua sirkuit. Langkah ini kini ikut dibahas lebih cepat setelah rangkaian insiden di Catalunya membuat isu keselamatan start kembali mengemuka.

Sebelumnya, beberapa pembalap juga sudah meminta agar perangkat tersebut tidak dipakai di Le Mans, Silverstone, dan Phillip Island. Alasan utamanya sama, yakni karakter tikungan pertama di sirkuit-sirkuit itu dinilai terlalu berbahaya ketika para pembalap berebut posisi dalam kondisi motor masih rapat.

Evaluasi tidak berhenti pada start

MotoGP juga membuka pembahasan soal jarak antar pembalap di grid start. Opsi memperlebar ruang di grid dipandang bisa memberi lebih banyak ruang manuver menuju tikungan pertama, terutama pada momen awal balapan yang sering memicu kontak keras.

Menurut Ezpeleta, MotoGP SEG dan Race Direction ingin berbicara dengan semua tim setelah Barcelona untuk melihat apakah masih ada hal yang bisa diperbaiki. Ia juga menilai proses yang dijalankan Race Direction di Catalunya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Setelah Barcelona, Race Direction dan MotoGP SEG ingin berbicara dengan semua tim untuk melihat apakah ada hal yang bisa diperbaiki,” ujarnya. “Menurut saya ada kesepakatan di antara tim bahwa regulasi dan proses yang dijalankan di Barcelona sudah benar,” tambahnya.

Dua insiden yang jadi pemicu pembahasan

Nama Alex Marquez ikut masuk dalam evaluasi setelah terlibat insiden keras usai menyentuh motor Pedro Acosta yang melambat karena masalah teknis. Dampaknya cukup besar, hingga pembalap Gresini Racing itu dipastikan absen pada seri Mugello.

Johann Zarco juga menjadi pusat perhatian setelah mengalami cedera serius pada kaki akibat insiden di tikungan pertama saat restart balapan. Ezpeleta menyebut kejadian itu sangat mengkhawatirkan dan bahkan menilai insiden Zarco termasuk salah satu yang paling mengerikan yang pernah dilihat MotoGP.

Meski begitu, Ezpeleta menegaskan bahwa kasus semacam itu bukan hal yang sepenuhnya baru di dunia balap. Karena itu, fokus utama MotoGP saat ini bukan hanya bereaksi setelah kecelakaan terjadi, tetapi mencari cara agar situasi serupa tidak terulang.

Peringatan untuk motor rusak ikut dibahas

Selain urusan holeshot dan grid start, MotoGP juga mengembangkan Crash Warning System. Sistem ini dirancang untuk memberi peringatan kepada pembalap lain jika ada motor yang rusak atau mengalami kecelakaan di lintasan.

Fungsinya dianggap penting saat ada motor berhenti atau bergerak tidak normal, seperti yang terjadi pada kasus Pedro Acosta di Catalunya. Ezpeleta menjelaskan bahwa sistem tersebut bisa membantu pembalap yang mendekati area berbahaya agar lebih waspada sejak awal.

Pembahasan keselamatan juga menyentuh perlindungan tambahan di area roda belakang dan swingarm. Topik ini muncul setelah cedera Zarco kembali menyorot titik-titik rawan pada motor ketika terjadi kontak keras di lintasan.

Seluruh pembahasan lanjutan mengenai perubahan regulasi keselamatan akan dibawa ke pertemuan Safety Commission di Mugello. MotoGP kini tampak ingin bergerak cepat agar insiden di Catalunya tidak berhenti sebagai peristiwa besar semata, tetapi berubah menjadi dasar perbaikan aturan yang lebih luas.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait