MPLS Ramah di SMA Labschool Kebayoran Bikin Siswa Baru Cepat Merasa Diterima

Author: Redaksi Android62

Suasana hangat langsung terasa di hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Ramah di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan. Bagi siswa baru seperti Sandrina Emily Damanik dan Qayz Algebra, kegiatan itu menjadi pintu awal untuk merasa diterima di lingkungan sekolah yang baru.

Selama lima hari MPLS, para siswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah disiapkan guru dan didampingi OSIS serta MPK. Dua siswa baru tersebut sama-sama menilai kegiatan berjalan lancar, interaktif, dan membuat mereka lebih nyaman menapaki hari-hari awal di sekolah.

Disambut Kakak Kelas dan Guru

Sandrina menyebut dukungan dari kakak kelas OSIS dan MPK, serta para guru, sangat terasa sejak awal kegiatan. Menurut dia, para pendamping terbuka membantu siswa baru agar cepat terbiasa dengan lingkungan sekolah yang berbeda.

Qayz juga merasakan sambutan serupa. Ia melihat kakak kelas menyapa dengan ramah, penuh senyum, dan menunjukkan kepedulian, sementara aktivitas yang disiapkan tidak hanya menyenangkan tetapi juga interaktif.

Nama Siswa Latar Belakang Pengalaman di Hari Pertama
Sandrina Emily Damanik Alumni SMP BPK Penabur Pondok Indah Senang, banyak teman baru, dan merasa didukung
Qayz Algebra Alumni SMP Negeri 2 Siantan, Anambas, Kepulauan Riau Merasa lancar, diterima ramah, dan mendapat aktivitas interaktif

Alasan Memilih Sekolah Ini

Sandrina memilih SMA Labschool Kebayoran karena ingin keluar dari comfort zone dan belajar di lingkungan yang lebih kompetitif. Ia menilai sekolah itu memiliki jejak prestasi akademik dan nonakademik yang kuat sejak mulai mengincarnya saat duduk di kelas 9 SMP.

Selain itu, Sandrina tertarik pada suasana yang inklusif di sekolah barunya. Menurut dia, keberagaman latar belakang agama dan ras membuat siswa tetap bisa terlibat dalam berbagai kegiatan yang ada.

Qayz memiliki alasan serupa saat menjatuhkan pilihan ke sekolah tersebut. Ia mengenal SMA Labschool Kebayoran dari media sosial dan menilai kualitas pendidikan serta prestasinya cocok untuk mendukung pengembangan dirinya menjadi pribadi yang lebih siap memimpin.

Merantau Jauh dan Sempat Mengalami Culture Shock

Qayz datang dari Kepulauan Riau dan menjalani hari pertama sekolah di Jakarta dengan dukungan keluarga. Ia diantar tante pada hari pertama, setelah sebelumnya sempat ditemani orang tuanya sebelum MPLS berlangsung.

Perpindahan ke lingkungan baru sempat membuatnya mengalami culture shock. Namun, keberagaman siswa dari daerah lain seperti Jambi dan Nusa Tenggara Barat justru membuatnya kagum sekaligus nyaman karena disambut baik oleh teman dan kakak kelas.

Masuk ke SMA Labschool Kebayoran melalui jalur prestasi, Qayz membawa sejumlah pencapaian. Di antaranya Ketua OSIS periode 2024-2025, Ketua Forum Anak 2024-2026, dan pemenang Award for Verbal Commendation dari Asia International Youth Model United Nations di Kuala Lumpur.

Sandrina dan Qayz sama-sama menantikan hari kelima MPLS karena akan ada kegiatan di taman, termasuk pertunjukan bakat atau talent show. www.detik.com mencatat, suasana hangat dan dukungan dari kakak kelas menjadi salah satu hal yang paling berkesan bagi siswa baru di sekolah ini.

Berita Terbaru