Surat kabar Iran, Hamshahri, memicu sorotan setelah menampilkan infografis berisi 13 pemimpin asing yang disebut sebagai target pembalasan. Dalam daftar itu, nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ikut muncul.
Infografis tersebut beredar secara daring pada Sabtu malam, tetapi tidak tampak dalam edisi cetak surat kabar pada hari Minggu. Media yang dikelola pemerintah kota Teheran itu menampilkan foto para pemimpin asing dengan nada keras yang dikaitkan dengan kematian mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Daftar yang memanaskan situasi
Munculnya daftar itu memperkeras suasana di tengah perang yang disebut telah menewaskan Khamenei pada 28 Februari lalu. Di tengah ketegangan tersebut, Mojtaba Khamenei yang disebut sebagai penerusnya juga menyampaikan bahwa pembalasan dendam akan menjadi kehendak bangsa Iran.
Dalam pesan pertamanya sejak pemakaman sang ayah pekan ini, Mojtaba mengatakan, “Pembalasan dendam adalah kehendak bangsa kita dan harus dilaksanakan.” Ia juga menambahkan bahwa para penjahat yang namanya tercantum dalam daftar akan membawa keinginan untuk mati dengan tenang di tempat tidur mereka ke liang kubur.
Nama-nama yang disorot Hamshahri
Selain Trump, Macron, dan Starmer, infografis itu juga menampilkan sejumlah tokoh lain dari Amerika Serikat dan Eropa. Di antaranya adalah Benjamin Netanyahu, Marco Rubio, Pete Hegseth, Giorgia Meloni, dan Friedrich Merz.
| Nama | Jabatan | Keterangan |
|---|---|---|
| Donald Trump | Presiden AS | Masuk daftar target |
| Benjamin Netanyahu | Perdana Menteri Israel | Masuk daftar target |
| Keir Starmer | Perdana Menteri Inggris | Masuk daftar target |
| Marco Rubio | Menteri Luar Negeri AS | Masuk radar target |
| Pete Hegseth | Menteri Pertahanan AS | Masuk radar target |
| Emmanuel Macron | Presiden Prancis | Masuk radar target |
| Giorgia Meloni | Perdana Menteri Italia | Masuk radar target |
| Friedrich Merz | Kanselir Jerman | Masuk radar target |
Hamshahri tidak memerinci seluruh 13 nama dalam pemberitaan yang beredar. Namun, penyebaran infografis itu memperlihatkan bahwa nada politik Iran tidak hanya diarahkan kepada lawan terdekatnya, tetapi juga menjalar ke sejumlah pemimpin Barat lain.
Respons terhadap Barat yang semakin keras
Iran selama perang berkecamuk berulang kali menuduh negara-negara Eropa menutup mata dan gagal mengutuk serangan di wilayahnya. Teheran juga menuding Eropa ikut terlibat karena mengizinkan pesawat-pesawat militer AS melintasi wilayah udara mereka untuk melancarkan serangan.
Dalam konteks itu, kemunculan nama Trump hingga Macron dalam daftar versi Hamshahri dibaca sebagai bagian dari eskalasi bahasa politik dan simbol pembalasan. Hingga kini, belum ada indikasi bahwa daftar tersebut mendapat dukungan resmi dari otoritas pemerintahan tertinggi Iran.
