NaCl 0,9 Persen Aman untuk Wajah, tetapi Tak Terbukti Mengatasi Jerawat

Author: Redaksi Android62

Larutan NaCl 0,9 persen relatif aman digunakan pada kulit wajah, tetapi tidak terbukti sebagai terapi jerawat. Hingga kini, tidak ada laporan atau jurnal medis yang menunjukkan cairan saline mampu membunuh bakteri Cutibacterium acnes.

Fakta ini penting di tengah anggapan bahwa mengoleskan cairan saline dapat menghilangkan jerawat dan membuat kulit lebih mulus. Rasa nyaman atau kulit yang terasa lebih bersih setelah pemakaian tidak sama dengan keberhasilan mengatasi penyebab jerawat.

Konsentrasi Saline Tidak Memiliki Efek Antibakteri untuk Jerawat

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Edwin Tanihaha, Sp.KK, Dip.AAAM, MHKes, FKCCS, menjelaskan larutan garam berkonsentrasi tinggi memang dapat memberi efek antibakteri ringan. Namun, efek tersebut tidak berlaku pada NaCl 0,9 persen untuk penanganan jerawat.

Dalam penjelasannya kepada Kompas.com, Edwin menyatakan, “Larutan garam dalam konsentrasi tinggi memang memiliki efek antibakteri ringan. Namun, NaCl 0,9 persen belum memiliki efek antibakteri.”

Bakteri Cutibacterium acnes berkaitan dengan timbulnya jerawat pada kulit. Karena itu, perubahan kondisi jerawat setelah menggunakan saline tidak dapat langsung dipandang sebagai bukti bahwa NaCl bekerja sebagai obat.

Jerawat dapat membaik atau memburuk pada waktu yang sama dengan berbagai perubahan lain. Penggunaan produk perawatan kulit, konsumsi vitamin atau obat, pola makan, kualitas tidur, dan faktor hormonal dapat ikut memengaruhi kondisi kulit.

Manfaat NaCl dalam Praktik Dermatologi

NaCl tetap memiliki fungsi medis dalam bidang dermatologi, tetapi perannya lebih sebagai cairan pendukung dalam perawatan kulit dan luka. Pemanfaatannya tidak ditujukan untuk menggantikan terapi jerawat yang disesuaikan dengan penyebabnya.

Penggunaan NaCl Fungsi
Pembersihan kulit Membantu membersihkan area kulit pasien
Irigasi dan kompres luka Digunakan untuk irigasi luka serta perban basah pada luka atau koreng
Campuran obat suntik Melarutkan obat untuk kombinasi suntik steroid pada jerawat, bekas luka, atau keloid

Setelah trauma atau tindakan laser, saline juga dapat dipakai untuk membantu merawat koreng agar lebih mudah mengelupas. Kegunaan tersebut menunjukkan NaCl memiliki tempat dalam tindakan medis, bukan sebagai obat jerawat harian.

Mengapa Kulit Terasa Lebih Nyaman?

Pengolesan NaCl pada wajah dapat membantu mengangkat minyak dan kotoran yang berada di permukaan kulit. Efek pembersihan ini bisa membuat wajah terasa lebih nyaman, meski tidak berarti akar masalah jerawat telah tertangani.

Kondisi kulit setiap orang tidak sama, sehingga hasil penggunaan saline juga tidak dapat disamaratakan. Perbaikan yang dirasakan seseorang dapat terjadi bersamaan dengan perubahan rutinitas atau terapi lain yang sedang dijalankan.

Penanganan Perlu Disesuaikan dengan Pemicu

Dokter perlu menilai lebih dahulu apakah jerawat berkaitan dengan pola hidup atau faktor hormonal. Pendekatan terapi dapat berbeda pada setiap kondisi, sehingga cairan yang sedang populer sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya andalan.

Perhatian terhadap pola makan, pola tidur, serta kadar vitamin D menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko jerawat. Faktor yang dapat menurunkan vitamin D tubuh juga perlu dihindari.

Dengan terapi yang sesuai, perbaikan jerawat dapat terlihat dalam sekitar tiga bulan. Edwin menyebut jerawat membandel dapat membaik sekitar 80 hingga 100 persen bila ditangani secara tepat, sedangkan kondisi yang tidak berubah setelah tiga bulan perawatan dokter dapat menjadi alasan untuk mencari pendapat dokter lain.

NaCl 0,9 persen dapat digunakan sebagai cairan pendukung untuk membersihkan kulit bila diperlukan. Namun, jerawat yang menetap tetap memerlukan terapi jerawat berdasarkan penyebab yang mendasarinya.

Berita Terbaru