Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyoroti adanya pengeluaran rumah tangga yang disebut mencapai Rp 9 juta per bulan untuk plastik sampah. Ia mengangkat detail itu saat menjawab anggapan bahwa Ruben tidak menjalankan kewajibannya sebagai ayah setelah perceraian.
Minola menilai beban yang ditanggung Ruben bukan hanya soal kebutuhan dasar dan pendidikan anak. Menurutnya, ada pula biaya lain yang muncul dalam kehidupan sehari-hari anak-anak, termasuk pengeluaran yang ia contohkan lewat plastik sampah tersebut.
Ia menyebut plastik sampah itu digunakan di rumah yang ditempati Sarwendah bersama anak-anak. Dari situ, ia mempertanyakan apakah biaya semacam itu masih bisa dianggap sebagai bagian dari pemeliharaan dan pendidikan anak.
“Coba uang plastik sampah yang sampai Rp 9 juta per bulan itu masuk enggak dengan urusan pemeliharaan dan pendidikan anak? Tetapi, karena Ruben berusaha bertanggung jawab ya dia bayar,” kata Minola, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
Pernyataan itu dipakai untuk menunjukkan bahwa Ruben tetap berupaya memenuhi kebutuhan anak-anaknya meski ada perdebatan soal batas kewajiban nafkah. Dalam penjelasan Minola, pengeluaran tersebut menjadi contoh bahwa Ruben tidak mengabaikan tanggung jawab sebagai orang tua.
Di sisi lain, Minola juga mengungkap Ruben sempat menghentikan pemberian nafkah kepada anak-anaknya selama 6 bulan terakhir. Langkah itu disebut sebagai bentuk protes karena hak Ruben untuk bertemu dan berkumpul dengan anak dinilai tidak terpenuhi.
“Kenapa Ruben akhirnya menghentikan pemberian nafkah pada anak-anaknya? Karena Ruben berpikir, kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat,” ujar Minola.
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut muncul karena Ruben merasa kewajibannya terus berjalan, sementara haknya sebagai ayah tidak didapat. “Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku,” demikian penjelasan Minola mengenai alasan di balik penghentian nafkah itu.
Perdebatan ini kembali memperlihatkan bahwa persoalan pascaperceraian tidak hanya berhenti pada angka nafkah anak. Pihak Ruben menempatkan hak untuk berinteraksi dengan anak sebagai hal penting yang juga semestinya menjadi perhatian dalam situasi tersebut.
Source: www.beritasatu.com