Google memperluas fitur notebooks di Gemini ke aplikasi mobile, dan pengguna gratis kini ikut mendapat akses yang sebelumnya lebih banyak terikat pada langganan berbayar. Perubahan ini membuat Gemini di ponsel terasa lebih dekat dengan fungsi kerja yang selama ini lebih lekat pada versi web.
Di dalam aplikasi mobile, chatbot Gemini dapat membuka notebook pribadi yang tidak dibagikan langsung. Pengguna juga bisa memakai percakapan dengan AI sebagai bahan untuk membuat notebook baru maupun melengkapi notebook lama yang belum dibagikan.
Akses yang kini lebih luas
Saat pertama kali diperkenalkan, notebooks di Gemini masih dibatasi di web untuk pelanggan Google AI Ultra, Pro, dan Plus. Kini situasinya berubah karena fitur tersebut juga hadir untuk pengguna gratis di aplikasi mobile.
Meski akses dasarnya makin terbuka, Google tetap membedakan kapasitas setiap jenis akun. Pembeda utamanya ada pada jumlah sumber yang bisa dimasukkan ke dalam satu notebook.
Berikut rinciannya:
| Jenis pengguna | Jumlah sumber per notebook |
|---|---|
| Gratis | 50 |
| Plus | 100 |
| Pro | 300 |
| Ultra | 600 |
Skema itu menunjukkan Google masih mempertahankan batas berbeda antara akun gratis dan berbayar. Namun, kehadiran fitur dasar untuk pengguna gratis memperluas jangkauan notebooks jauh lebih besar dibanding saat awal peluncurannya.
Dari percakapan menjadi bahan kerja
Kehadiran notebook di ponsel membuat alur kerja Gemini tidak lagi sebatas tanya jawab singkat. Pengguna kini bisa memanfaatkan hasil percakapan dengan AI sebagai sumber yang kemudian disimpan dan dipakai kembali di notebook lain.
Bagi pengguna yang memakai Gemini untuk riset, merangkum dokumen, atau mengelola bahan bacaan, perubahan ini memberi cara yang lebih rapi untuk menyusun materi. Gemini tidak hanya menjadi tempat bertanya, tetapi juga ruang untuk mengatur informasi yang berasal dari chat maupun sumber pribadi.
Google juga sebelumnya telah mempererat hubungan antara Gemini dan NotebookLM lewat pembaruan yang memungkinkan AI memakai NotebookLM sebagai sumber. Di awal bulan ini, Google menambah langkah itu dengan memperkenalkan notebooks di Gemini sebagai ruang khusus untuk mengatur chat dan file.
Peluncuran mobile dan perluasan wilayah
Google mengumumkan peluncuran resmi notebooks di Gemini untuk pengguna ponsel melalui media sosial. Fitur yang lebih dulu hadir di web itu kini mulai dibawa ke aplikasi mobile agar lebih praktis digunakan lintas perangkat.
Untuk saat ini, Google menyatakan notebooks di Gemini di mobile sudah resmi tersedia. Perusahaan juga mengatakan perluasan akan dilakukan ke lebih banyak negara di Eropa.
Namun, Google belum memberikan tanggal pasti untuk ekspansi tersebut. Yang disampaikan baru sebatas bahwa perluasan itu akan hadir “segera”, sehingga sebagian pengguna di wilayah yang belum mendapatkannya masih perlu menunggu.
Dengan akses notebook yang kini bisa dibuka dari ponsel, Gemini bergerak semakin jauh dari posisi awalnya sebagai chatbot biasa. Google tampak mendorong layanan ini menjadi alat produktivitas yang lebih terstruktur, dengan notebook pribadi dan percakapan AI yang sama-sama bisa dipakai sebagai bahan kerja.
