Ohtani Kian Menakutkan Di Mound, ERA 0,73 Dan Homer Pembuka Bawa Dodgers Menang Bersih

Author: Redaksi Android62

Shohei Ohtani menutup malam yang nyaris sempurna untuk Los Angeles Dodgers dengan angka yang semakin menegaskan kualitasnya di atas mound. Setelah membatasi San Diego Padres hanya tiga hit dalam lima inning, ERA Ohtani turun menjadi 0,73 dan menjadi yang terendah di antara pitcher Major League Baseball dengan sedikitnya 25 inning kerja.

Efektivitas itu hadir dalam kemenangan 4-0 di Petco Park, saat Ohtani kembali menjalani peran ganda sebagai pitcher dan hitter dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya dalam empat minggu. Dodgers mendapat kontribusi langsung dari dua sisi permainan Ohtani, dan hasil akhirnya memperlihatkan betapa besar pengaruhnya dalam laga tersebut.

Malam itu juga langsung berubah panas sejak awal. Ohtani membuka pertandingan dengan homer ke tengah lapangan setelah menyambut fastball tinggi dari Randy Vásquez sejauh 398 kaki, yang menjadi home run kedelapannya musim ini.

Pukulan itu menambah catatan unik dalam kariernya. Homer tersebut menjadi home run pembuka pertandingan yang ke-27 bagi Ohtani, dan ia kini tercatat sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah Major League Baseball yang mencetak homer pembuka saat menjadi pitcher, sebuah pencapaian yang sudah ia lakukan dua kali.

Dari sisi pitching, Ohtani memang tidak tampil sepenuhnya mulus, tetapi tetap mampu menjaga Dodgers tetap nyaman memimpin. Ia sempat menuntaskan sembilan pemukul pertama yang dihadapinya, meski untuk mencapai fase itu ia membutuhkan 52 lemparan.

Start ini juga menjadi yang terpendek baginya musim ini, karena sebelumnya ia belum pernah turun di bawah enam inning. Manajer Dodgers Dave Roberts menjelaskan bahwa beban kerja Ohtani memang dijaga, terlebih karena ia kembali masuk lineup sebagai pemukul pada laga yang sama.

Ohtani sendiri mengakui bahwa ia datang ke pertandingan dengan rasa tidak pasti karena feel di mound tidak terlalu bagus. Meski begitu, ia tetap puas karena bisa membantu tim lewat pukulan dan lemparan dalam pertandingan penting tersebut.

Roberts menilai Ohtani sangat memperhatikan komentar tentang dirinya dan kerap menggunakannya sebagai motivasi. Ia juga menyebut malam itu memperlihatkan kontribusi Ohtani di dua sisi, terutama setelah sempat kesulitan saat pitching dan batting dalam periode sebelumnya.

Sebelum laga ini, Ohtani memang belum menghasilkan banyak angka ofensif saat juga tampil sebagai pitcher. Roberts bahkan mencadangkan pukulannya pada tiga start mound terakhir, walaupun Ohtani mulai membaik di plate dengan 13 hit dalam tujuh pertandingan terakhir.

Di atas mound sepanjang musim ini, angka Ohtani tetap sangat kuat. Ia baru membiarkan empat earned run dalam 49 inning dan menjaga lawan tanpa run dalam lima dari delapan start-nya.

Momen paling menegangkan datang pada inning kelima, ketika Padres mengisi bases dengan satu out melalui dua single dan satu walk. Ohtani lalu memaksa Fernando Tatis Jr. memukul ground ball untuk double play pada lemparan terakhirnya, sebelum ia merespons situasi itu dengan raungan emosi yang jarang terlihat saat dirinya berada di kotak batter.

Bagi Dodgers, malam itu memperlihatkan versi Ohtani yang paling berharga. Ia memberi awal cepat lewat homer, lalu menutup pertandingan dengan pitching yang cukup efektif untuk menjaga kemenangan tetap aman sampai akhir.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru