One UI 9 Galaxy S26 Lebih Menonjolkan Aksesibilitas, Bukan Pembaruan Besar

Author: Redaksi Android62

Yang paling menonjol dari One UI 9 untuk Galaxy S26 Series justru bukan perubahan tampilan besar, melainkan dorongan kuat ke aksesibilitas. Samsung tampaknya memilih memperhalus cara orang memakai perangkat ketimbang mengejar lompatan visual yang mencolok.

Pembaruan ini sudah hadir lewat program beta untuk Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra di beberapa wilayah. Daftar perubahan resminya kemudian dibagikan oleh pengguna yang menerima update, dengan ukuran pembaruan disebut sekitar 3,6 GB menurut SamMobile.

Kontrol cepat dibuat lebih luwes

Salah satu area yang paling terasa berubah ada di panel Quick Settings. Samsung memberi ruang kustomisasi yang lebih luas untuk mengatur dan mengubah ukuran panel brightness, volume, dan media.

Ada juga opsi untuk memisahkan tombol suara dari bilah volume. Walau perubahan ini terlihat kecil, langkah tersebut membuat akses ke kontrol harian terasa lebih fleksibel saat dipakai berkali-kali.

DeX dan Notes ikut mendapat sentuhan fungsional

Di sisi produktivitas, Samsung membawa penyegaran pada DeX. Desktop previews kini memungkinkan perpindahan aplikasi hanya dengan satu ketukan, sementara preview ditempatkan di bagian atas layar.

Perpindahan jendela antardesktop juga dibuat lebih praktis. Pengguna bisa memindahkan jendela dari satu desktop ke desktop lain lewat menu di bagian atas jendela aplikasi.

Samsung Notes pun mendapat tambahan fitur bernama Tape. Fitur ini memungkinkan sebagian isi catatan ditutupi lalu dibuka kembali saat dibutuhkan untuk belajar, presentasi, atau menampilkan informasi secara bertahap.

Game dan privasi tidak luput dari pembaruan

Bagi pengguna gim, Game Booster kini menyediakan akses langsung ke pengaturan resolusi layar dan format tangkapan layar. Semua opsi itu bisa dibuka dari panel Game Booster tanpa perlu masuk ke menu lain.

Di bagian privasi, One UI 9 akan menampilkan indikator biru setiap kali aplikasi mengakses data lokasi pengguna. Indikator tersebut bisa diketuk untuk melihat aplikasi mana yang sedang memakai akses lokasi.

Aksesibilitas jadi fokus paling besar

Sebagian besar perubahan resmi dalam daftar pembaruan memang mengarah ke fitur aksesibilitas. Samsung terlihat memberi perhatian besar pada hal-hal yang memudahkan lebih banyak jenis pengguna berinteraksi dengan perangkat.

Salah satu fitur baru adalah Text spotlight. Pengguna bisa mengetuk teks apa pun untuk memperbesarnya dan menampilkannya di jendela terpisah.

Teks yang diperbesar itu juga dapat diatur lebih lanjut. Ukuran huruf, warna, dan beberapa pengaturan lain bisa disesuaikan agar lebih nyaman dibaca.

Untuk pengguna keyboard fisik, One UI 9 menghadirkan shortcut langsung ke menu Accessibility tanpa harus menyentuh layar. Samsung juga memperluas opsi interaksi mouse lewat keyboard dengan pengaturan kecepatan dan akselerasi, ditambah dukungan number pad untuk mengarahkan pointer dan melakukan klik.

Ada pula opsi replace swipe with single tap di menu Dexterity and interaction. Fitur ini ditujukan untuk mempermudah tindakan yang biasanya membutuhkan gesture sapuan.

Talkback dan Select to speak ikut dipertegas

Fitur Select to speak juga hadir sebagai tambahan penting. Pengguna bisa memilih item di layar lalu mendengarkan deskripsinya dibacakan tanpa perlu mengaktifkan Talkback.

Samsung dan Google juga disebut menyatukan pengalaman Talkback. Pembaruan untuk sistem ini nantinya akan hadir melalui Play Store, sehingga distribusinya bisa lebih langsung.

Meski daftar resmi sudah beredar, isi One UI 9 yang muncul sejauh ini dinilai belum sebesar ekspektasi awal. Changelog yang tampak lebih banyak berisi peningkatan aksesibilitas dan penyesuaian di balik layar daripada perubahan visual besar-besaran.

One UI 9 juga diketahui akan membawa sebagian fitur baru dari Android 17. Namun, daftar perubahan resmi yang sudah muncul belum memuat beberapa fitur yang sempat ikut dibocorkan sebelumnya.

Dua fitur yang belum terlihat di changelog adalah media player baru yang disebut lebih segar dan lebih berwarna, serta fitur Tap to Share. Ketidakhadiran keduanya memunculkan dugaan bahwa Samsung belum membuka seluruh paket fitur untuk fase beta awal.

Source: gadgets.beebom.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru