Victor Osimhen kembali masuk pantauan Arsenal setelah Andrea Berta hadir langsung di Istanbul untuk menyaksikan laga Galatasaray melawan Fenerbahce di Stadion Ali Sami Yen. Kehadiran Direktur Olahraga Arsenal itu menjadi sinyal bahwa The Gunners masih aktif mencari tambahan amunisi untuk sektor depan.
Dalam pertandingan tersebut, Galatasaray menang 3-0 dan Osimhen ikut menyumbang gol pada babak pertama. Aksi itu membuat namanya kembali menonjol di antara striker yang dipantau klub-klub besar Eropa, terutama karena ia terus menunjukkan produktivitas yang stabil.
Pemantauan langsung di laga besar
Laporan dari Detik Sport dan Diario AS menyebut Berta menyaksikan Osimhen secara langsung dari tribun stadion. Langkah itu memperlihatkan bahwa Arsenal tidak sekadar mengandalkan laporan tertulis, tetapi juga menilai kandidat penyerang lewat pengamatan langsung di pertandingan bertekanan tinggi.
Laga melawan Fenerbahce memang memberi panggung yang tepat untuk menilai kualitas Osimhen. Ia bukan hanya tampil dalam pertandingan besar, tetapi juga berhasil mencetak gol saat Galatasaray meraih kemenangan meyakinkan.
Catatan itu turut menambah koleksi gol Osimhen menjadi 20 gol dari 31 penampilan musim ini. Angka tersebut menjaga reputasinya sebagai penyerang dengan kontribusi yang konsisten dan membuatnya tetap berada dalam radar tim-tim elite.
Arsenal masih mencari daya dobrak tambahan
Ketertarikan pada Osimhen muncul meski Arsenal sudah memiliki Viktor Gyokeres. Penyerang asal Swedia itu direkrut dari Sporting CP pada bursa transfer musim panas sebelumnya, tetapi aktivitas pemantauan terbaru menunjukkan bahwa kebutuhan di lini serang belum dianggap selesai.
Arsenal tampaknya ingin memastikan ada lebih dari satu opsi yang siap memberi gol. Dalam situasi musim yang panjang, kedalaman skuad di lini depan menjadi penting agar tim tetap punya ancaman saat jadwal padat atau ketika salah satu penyerang tidak berada pada performa terbaik.
Gyokeres sendiri tidak tampil mengecewakan di Emirates. Ia telah mencetak 18 gol dalam 48 pertandingan, meski laporan yang beredar menyebut angka tersebut baru sekitar sepertiga dari produktivitasnya saat membela Sporting.
Perbandingan itu memang tidak sepenuhnya sepadan karena level kompetisi berbeda. Namun, data tersebut tetap memberi gambaran bahwa Arsenal ingin menjaga standar ketajaman tetap tinggi dan tidak bergantung pada satu nama saja.
Osimhen menawarkan profil yang berbeda
Osimhen dinilai menarik karena punya reputasi sebagai finisher yang kuat. Torehan 20 gol dari 31 laga musim ini menunjukkan bahwa ia masih berada di level produktif dan layak dipertimbangkan oleh klub yang membutuhkan penyelesai akhir tajam.
Kehadiran striker seperti Osimhen juga membuka ruang persaingan sehat di lini serang. Arsenal tampak ingin membangun kompetisi internal agar setiap pemain depan tetap berada dalam kondisi siap pakai dan tidak membuat tim kehilangan kualitas serangan.
Situasi itu penting bila Arsenal ingin menjaga intensitas di kotak penalti lawan. Dengan lebih dari satu penyerang andalan, tim bisa tetap memiliki variasi ancaman tanpa menurunkan efektivitas di depan gawang.
Pantauan Arsenal tak hanya tertuju pada Osimhen
Kunjungan Berta ke Turki ternyata mencakup nama lain selain Osimhen. Arsenal juga disebut memantau Baris Alper Yilmaz dan Ugurcan Cakir dalam laga yang sama.
Yilmaz dikenal sebagai pemain sayap yang juga bisa ditempatkan sebagai penyerang. Sementara Cakir merupakan kiper utama Galatasaray dan ikut menarik minat sejumlah klub besar Eropa.
Bayern Munich dikabarkan melihat Cakir sebagai calon penerus Manuel Neuer. Juventus dan Inter Milan juga disebut ikut mengawasi situasinya, sehingga scouting Arsenal di Istanbul menjadi bagian dari evaluasi yang lebih luas terhadap beberapa pemain sekaligus.
Di antara semua nama tersebut, Osimhen tetap menjadi sorotan paling besar karena dampaknya paling langsung terasa di lini depan. Jika performanya bersama Galatasaray terus stabil, ketertarikan Arsenal terhadap penyerang asal Nigeria itu berpotensi semakin kuat.
