Pagani kini membawa bahasa desainnya ke ruang yang jauh melampaui jalan raya. Lewat Pagani Arte, merek asal Italia itu merancang kabin untuk helikopter, jet pribadi, hingga pesawat berbadan lebar dengan pendekatan yang tetap menonjolkan kemewahan dan presisi.
Langkah ini menegaskan bahwa supercar bukan lagi satu-satunya panggung bagi Pagani. Bagi pelanggan ultra-kaya, kabin pesawat kini ikut dijadikan ruang untuk menampilkan kulit Italia berkualitas tinggi, material premium, dan detail serat karbon yang bisa disesuaikan sesuai permintaan.
Kabin pesawat jadi etalase baru
Pagani memperlihatkan arah baru itu di Catarina Aviation Show di Sao Paolo. Ajang tersebut menjadi panggung yang pas untuk memperkenalkan karya-karya aviasi mereka kepada audiens yang memang menjadi target utama layanan semacam ini.
Di sana, Pagani menampilkan kabin yang mereka rancang untuk Gulfstream G650ER. Pendekatannya sejalan dengan identitas merek tersebut, yaitu mengutamakan kemewahan, personalisasi, dan pengalaman visual di dalam kabin.
Kolaborasi dengan Airbus ikut mencuri perhatian
Salah satu proyek yang paling menonjol datang dari kerja sama Pagani dengan Airbus. Kolaborasi itu melahirkan ACJ319 neo Infinito, sebuah kabin yang dirancang dengan layar melengkung beresolusi tinggi di langit-langit.
Layar tersebut menampilkan pemandangan langsung dari atas, sehingga penumpang merasakan sensasi seperti melihat keluar melalui sunroof berukuran besar. Dari sini terlihat bahwa Pagani tidak hanya mengejar kemewahan, tetapi juga pengalaman visual yang dibuat sangat berbeda di dalam kabin.
Filosofi supercar dibawa ke udara
Meski masuk ke dunia aviasi, Pagani tidak meninggalkan identitas utamanya sebagai pembuat mobil performa tinggi. Perusahaan ini tetap membawa filosofi desain yang menekankan bentuk, material, dan detail presisi ke ruang yang sama sekali berbeda dari lintasan jalan.
Pagani menyebut kemampuan mengolah material premium sebagai salah satu keunggulan utamanya dalam merancang interior kabin. Basis itu memungkinkan mereka melapisi permukaan interior besar dengan kulit kelas atas dan menambahkan aksen karbon di berbagai titik sesuai kebutuhan pelanggan.
Huayra R tetap hadir sebagai penegasan identitas
Di tengah fokus pada kabin jet dan helikopter, Pagani juga menampilkan Huayra R dalam acara yang sama. Model yang hanya dibuat untuk lintasan itu memang bukan bagian dari dunia penerbangan, tetapi Pagani melihatnya masih berada dalam bahasa desain yang serupa.
Menurut Pagani, setiap garis pada Huayra R dibentuk untuk menembus udara. Kehadiran mobil tersebut di pameran aviasi memberi konteks bahwa citra supercar tetap menjadi fondasi merek ini, meski mereka kini menyasar pasar yang lebih eksklusif di udara.
Langit sebagai ruang pamer yang masuk akal
Pagani memang bukan pabrikan pesawat, tetapi lewat Pagani Arte, perusahaan ini jelas ingin memperluas pengaruh desainnya ke sektor yang lebih privat. Untuk pasar yang menuntut personalisasi ekstrem, dari kulit hingga serat karbon, kabin pesawat tampak menjadi ruang pamer yang sangat relevan.
Perluasan itu juga menunjukkan bagaimana sebuah merek mobil mewah bisa membawa identitas desainnya ke bidang lain tanpa kehilangan karakter asal. Bagi Pagani, jet pribadi dan helikopter kini menjadi tempat baru untuk memperlihatkan bahwa detail presisi dan material premium tetap bisa menjadi pusat perhatian.
