Rasa Aman Warga Bandung Jadi Taruhan, Patroli dan Lampu Jalan Akan Diperkuat

Author: Redaksi Android62

Pemerintah Kota Bandung menyiapkan penguatan patroli keamanan dan perbaikan penerangan jalan setelah aksi begal kembali menjadi perhatian warga. Langkah ini diarahkan untuk menjawab rasa waswas, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan penurunan angka kriminalitas secara statistik belum cukup menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pengamanan kota. Pemerintah, menurut dia, harus memastikan warga benar-benar merasa aman saat berada di lingkungan dan ruang publik.

Isu begal kembali ramai dibicarakan pada akhir pekan, meski kepolisian memaparkan tingkat kriminalitas mengalami penurunan. Farhan menyampaikan sikap tersebut dalam pernyataannya pada Senin (20/7).

“Kini isu begal kembali mencuat pada akhir pekan. Meski berdasarkan paparan Kapolrestabes Bandung tingkat kriminalitas secara statistik mengalami penurunan, namun pemerintah tidak boleh hanya berpatokan pada angka. Yang paling penting adalah rasa aman masyarakat,” ungkap Farhan.

Rapat Khusus untuk Dukungan Patroli

Pemkot Bandung berencana menggelar rapat khusus dengan Kapolrestabes Bandung untuk membahas kebutuhan pengamanan yang dapat segera didukung pemerintah daerah. Fokusnya ialah membantu kepolisian menjalankan patroli secara lebih optimal melalui penguatan kebutuhan operasional.

Patroli keamanan sebenarnya telah dijalankan aparat kepolisian di Bandung. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana yang akan dibahas dalam koordinasi tersebut.

Fokus Kondisi Langkah Pemkot
Patroli keamanan Sudah dilakukan kepolisian, namun sarana dan prasarana terbatas Membahas dukungan operasional bersama Kapolrestabes Bandung
Partisipasi warga Solidaritas lingkungan perlu diperkuat Mendorong semangat Warga Jaga Warga
Penerangan jalan Sejumlah titik masih gelap Menyusun ulang anggaran dan berkolaborasi lintas pemerintah

Farhan menekankan dukungan Pemkot tidak dimaksudkan untuk mengambil alih kewenangan kepolisian. Aparat pemerintah dan polisi tetap memegang tanggung jawab utama dalam menjaga keamanan Kota Bandung.

Titik Jalan Gelap Masuk Prioritas

Selain patroli, kondisi jalan yang minim cahaya menjadi perhatian karena dapat memperbesar rasa tidak aman warga. Farhan mengakui masih ada sejumlah titik penerangan jalan yang belum memadai dan perlu segera diperbaiki.

Pemkot sedang menyusun ulang anggaran agar pengadaan serta perbaikan lampu penerangan jalan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Program tersebut tetap diprioritaskan meski proses perencanaannya membutuhkan waktu.

Pelaksanaan penerangan jalan ditargetkan mulai berjalan pada triwulan ketiga hingga triwulan keempat tahun 2026. Pengerjaannya direncanakan melalui kolaborasi Pemkot Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah pusat.

Penerangan ruang publik diposisikan sebagai pelengkap patroli, bukan penggantinya. Jalan yang lebih terang diharapkan membantu mengurangi kekhawatiran warga ketika beraktivitas di luar jam kerja.

Warga Diminta Menguatkan Solidaritas

Farhan juga mengajak masyarakat menghidupkan semangat Warga Jaga Warga sebagai bentuk gotong royong di lingkungan masing-masing. Ia menilai partisipasi warga penting untuk memperkuat ikatan sosial tanpa menggantikan tugas negara.

“Prinsip Warga Jaga Warga bukan berarti masyarakat menggantikan tugas negara. Aparat pemerintah dan kepolisian tetap bertanggung jawab menjalankan tugasnya. Tapi semangatnya adalah solidaritas dan gotong royong antarwarga,” paparnya.

Menurut Farhan, pandangan bahwa keamanan sepenuhnya hanya menjadi urusan aparat dapat melemahkan solidaritas sosial. Karena itu, warga didorong tetap peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Di internal pemerintahan, ia meminta aparatur sipil negara Pemkot Bandung tetap siaga melayani masyarakat. Persoalan kota, mulai dari gangguan keamanan hingga pohon tumbang dan keadaan darurat lain, dapat muncul kapan saja termasuk di luar jam kerja.

“Kota Bandung ini tidak pernah bisa santai,” tutur Farhan saat mengingatkan ASN agar tetap menunjukkan profesionalisme. Penguatan patroli, penerangan jalan, dan kesiapsiagaan layanan publik menjadi bagian dari respons Pemkot terhadap keresahan warga.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru