Pegadaian Naikkan Harga Emas Antam ke Rp3 Juta per Gram, Buyback Bertahan di Rp2,704 Juta

Harga emas Antam di Pegadaian untuk ukuran 1 gram sudah berada di Rp3.000.000. Angka ini menjadi sorotan utama karena ikut menandai penguatan harga jual emas batangan di layanan Galeri Pegadaian pada perdagangan Minggu, 19 April 2026.

Di saat harga jual bergerak naik, nilai buyback emas Antam ukuran 1 gram masih tertahan di Rp2.704.000. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang memantau emas bukan hanya sebagai barang simpanan, tetapi juga sebagai instrumen yang bisa dijual lagi di kemudian hari.

Pergerakan harga merata di berbagai pecahan

Kenaikan harga tidak hanya muncul pada ukuran 1 gram, tetapi juga terlihat pada hampir seluruh pecahan yang tersedia di Pegadaian. Pola ini menunjukkan bahwa penguatan harga berlangsung cukup seragam, sehingga dapat dirasakan oleh pembeli dengan kebutuhan kecil maupun besar.

Untuk pecahan 0,5 gram, harga jual emas Antam tercatat Rp1.552.000 dengan harga buyback Rp1.352.000. Pada ukuran 2 gram, harga jual dipatok Rp5.937.000 dan harga buyback berada di Rp5.408.000.

Pecahan 5 gram juga bergerak naik dan dijual Rp14.763.000. Sementara itu, emas Antam 10 gram dibanderol Rp29.469.000 dengan harga buyback Rp27.043.000.

Pecahan besar ikut terdorong naik

Kenaikan harga tidak berhenti pada ukuran kecil dan menengah. Pada pecahan 50 gram, Pegadaian mencatat harga jual Rp146.999.000, sedangkan harga buyback berada di Rp134.555.000.

Untuk ukuran 100 gram, harga jual ditetapkan Rp293.917.000. Adapun nilai buyback untuk pecahan yang sama tercatat Rp269.111.000, sehingga penguatan harga juga terlihat pada transaksi bernilai besar.

Ukuran 1 gram jadi patokan pasar ritel

Harga emas Antam 1 gram yang menembus Rp3.000.000 menjadi level yang paling banyak diperhatikan. Di pasar ritel Pegadaian, angka ini sering dijadikan acuan karena mudah dibaca sebagai gambaran arah pergerakan harga harian.

Bagi pembeli, pecahan 1 gram juga kerap dianggap sebagai ukuran yang paling praktis. Harganya lebih terjangkau dibandingkan pecahan lain, sehingga sering menjadi pilihan awal bagi masyarakat yang mulai membeli emas batangan.

Di sisi lain, selisih antara harga jual dan buyback tetap penting untuk dicermati. Informasi ini membantu pembeli memahami perbedaan nilai saat emas dibeli dan ketika hendak dilepas kembali, terutama bagi yang menimbang emas sebagai simpanan jangka menengah atau panjang.

Ketersediaan stok masih terbatas pada pecahan tertentu

Meski harga bergerak naik di banyak ukuran, stok emas ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram belum tersedia di layanan Galeri Pegadaian. Kondisi ini membuat pembeli yang membidik pecahan jumbo perlu menyesuaikan pilihan dengan unit yang masih tersedia.

Dengan ketersediaan yang berbeda-beda pada tiap ukuran, minat pembeli biasanya terbagi antara pecahan kecil yang lebih mudah dijangkau dan pecahan besar yang bernilai transaksi lebih tinggi. Pergerakan harga harian seperti ini kemudian menjadi referensi penting bagi banyak pihak yang memantau emas Antam di Pegadaian.

Harga jual yang sudah mencapai Rp3.000.000 untuk 1 gram dan buyback di Rp2.704.000 menunjukkan bahwa pasar emas batangan di Pegadaian masih bergerak dinamis. Perubahan pada hampir semua pecahan membuat perhatian pelaku pasar tetap tertuju pada arah harga berikutnya di Galeri Pegadaian.

Berita Terkait