Pemerintah Tuntaskan 65 Kampung Nelayan Merah Putih, Dari Aceh Hingga Papua Kini Masuk Fase Operasional

Author: Redaksi Android62

Sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama telah selesai dibangun dan kini memasuki fase operasional. Seluruh pekerjaan konstruksi dinyatakan tuntas 100 persen pada akhir April 2026, menandai bahwa program ini tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menempatkan program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Fokusnya bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga membentuk ekosistem kerja yang langsung menyentuh aktivitas harian nelayan.

Di tiap lokasi, fasilitas disiapkan untuk mendukung rantai kegiatan dari melaut hingga distribusi hasil tangkapan. Pemerintah membangun pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, dan kios perbekalan nelayan agar kampung nelayan dapat berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, menyampaikan bahwa seluruh lokasi tahap pertama sudah rampung sepenuhnya. Ia menekankan pentingnya agar fasilitas yang tersedia segera berjalan optimal sehingga manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

Untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai tujuan, KKP menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Operasionalisasi KNMP. Aturan ini diarahkan agar operasional kampung nelayan berlangsung terarah, sistematis, efektif, dan efisien.

Trian menjelaskan bahwa Satgas akan mengawal kesiapan operasionalisasi KNMP. Dengan demikian, fasilitas yang sudah terbangun diharapkan tidak berhenti sebagai aset fisik, melainkan aktif menopang kegiatan ekonomi nelayan sehari-hari.

Sebaran 65 lokasi tahap pertama menunjukkan jangkauan program yang luas dari barat hingga timur Indonesia. Di Sumatra, titiknya berada di Aceh Barat Daya, Aceh Utara, Bireuen, Langsa, Kaur, Seluma, Batam, Lampung Selatan, Lampung Timur, Padang, Padang Pariaman, dan Banyuasin.

Di Jawa, program ini menyentuh Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Daerah yang masuk antara lain Pandeglang, Bantul, Cianjur, Cirebon, Garut, Pangandaran, Sukabumi, Purworejo, Jepara, Kebumen, Pati, Banyuwangi, Malang, Sumenep, dan Tuban.

Kawasan Bali dan Nusa Tenggara juga mendapat porsi besar dalam tahap ini. Lokasinya berada di Karangasem, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Alor, Flores Timur, Kupang, dan Manggarai Barat.

Di Sulawesi, kampung nelayan tersebar di Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Titik-titik itu mencakup Kota Gorontalo, Mamuju, Mamuju Tengah, Takalar, Bone, Bulukumba, Jeneponto, Makassar, Sinjai, Toli-Toli, Bombana, Buton Selatan, Buton Utara, Kolaka, dan Konawe.

Kalimantan ikut mendapat bagian melalui tiga lokasi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Tiga titik tersebut berada di Kapuas Hulu, Sambas, dan Kotawaringin Barat.

Di wilayah timur, tahap pertama juga hadir di Maluku dan Papua. Lokasinya mencakup Buru, Kota Tual, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Pulau Morotai, Raja Ampat, dan Merauke.

Program KNMP menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Arah besarnya mencakup swasembada pangan nasional, penguatan ekonomi biru sebagai pusat pertumbuhan baru, penciptaan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.

Dalam pidato Peringatan Hari Buruh Internasional, Presiden menekankan pentingnya perlindungan dan kesejahteraan nelayan. Ia juga menyebut pemerintah akan membangun pabrik es di tiap kampung nelayan agar nelayan tidak lagi melaut tanpa dukungan penyimpanan hasil tangkapan.

Presiden turut menyampaikan target peresmian 1.386 kampung nelayan pada tahun ini. Jumlah itu akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya hingga mencakup sekitar enam juta nelayan yang kehidupannya diperbaiki.

Source: www.niaga.asia
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru