Penembakan di RS Wilmington Tewaskan Satu Orang, Polisi Kepung Pencarian Pelaku

Author: Redaksi Android62

Penembakan di Rumah Sakit Wilmington, Delaware, meninggalkan satu korban tewas dan satu korban luka, sementara pelaku masih diburu polisi. Aparat menegaskan tersangka belum tertangkap dan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mencari keberadaannya.

Insiden itu terjadi di dalam gedung rumah sakit sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Lokasinya berada sekitar 30 mil atau 48 kilometer di sebelah barat daya Philadelphia, sehingga penanganan keamanan dilakukan dengan cepat oleh petugas di wilayah setempat.

Lockdown sempat diberlakukan

Begitu laporan masuk, polisi segera menuju lokasi untuk mengamankan area dan membantu pencarian pelaku. Rumah sakit kemudian memberlakukan lockdown total sebelum pembatasan itu dicabut setelah situasi dinyatakan aman.

Sejumlah unsur tambahan juga turun ke lapangan, termasuk FBI dan Kepolisian Negara Bagian Delaware. Kehadiran mereka memperkuat operasi pencarian yang masih berlangsung hingga saat ini.

Korban masih belum diungkap lengkap

Kepala Kepolisian Wilmington, Wilfredo Campos, menyampaikan bahwa salah satu korban meninggal dunia akibat luka tembak. Identitas korban dan kondisi rinci korban yang terluka belum dipublikasikan karena masih dalam proses penyelidikan.

Campos juga menyatakan bahwa detail identitas korban kedua masih ditahan demi kepentingan penyidikan. Pihak berwenang terus mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa petunjuk dari lokasi kejadian.

Suara keras yang mengejutkan staf rumah sakit

Seorang pemandu pasien bernama Brian Pfeffer berada di ruang gawat darurat saat mendengar suara keras dari lantai dasar gedung. Ia menggambarkan suara itu seperti petasan sebelum menyadari bahwa ada situasi berbahaya di dalam rumah sakit.

Pfeffer lalu berlari keluar dari area darurat sebelum manajemen menutup seluruh akses bangunan. Ia mengaku terguncang karena peristiwa itu terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pasien dan tenaga kesehatan.

Keprihatinan dari gubernur Delaware

Gubernur Delaware, Matt Meyer, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Ia menilai peristiwa itu terasa dekat secara pribadi karena istrinya bekerja sebagai tenaga medis dalam jaringan ChristianaCare, sistem kesehatan yang menaungi Rumah Sakit Wilmington.

Kasus ini kembali menyoroti kerentanan keamanan di fasilitas kesehatan ketika kekerasan bersenjata terjadi di ruang yang dipenuhi pasien, tenaga medis, dan keluarga yang mencari pertolongan. Hingga kini, polisi masih melanjutkan pencarian terhadap pelaku sambil memeriksa seluruh petunjuk yang tersedia.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru