Penyaluran PKH Dan BPNT Tahap Kedua Dimulai April 2026, Cek Nama KPM Lewat NIK KTP

Author: Redaksi Android62

Masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dapat mulai menaruh perhatian pada penyaluran bantuan sosial tahap kedua dari Kementerian Sosial. Penyaluran itu mencakup Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT yang dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Juni.

Agar tidak menunggu tanpa kepastian, pengecekan status penerima bisa dilakukan secara mandiri. Kemensos sudah menyediakan akses untuk melihat nama penerima melalui NIK KTP, baik lewat situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos.

DTSEN menjadi dasar penentuan penerima

Kemensos menetapkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bansos. Basis data ini merupakan pengembangan dari DTKS dan sudah terhubung langsung dengan data kependudukan.

Dengan sistem tersebut, proses pencocokan data menjadi lebih terarah. Hasil pencarian nama juga sangat bergantung pada kesesuaian identitas dan domisili yang tercatat dalam sistem.

Karena itu, warga disarankan memeriksa data secara berkala. Jika pembaruan sistem belum selesai atau data belum masuk, nama penerima bisa saja belum muncul saat dilakukan pengecekan.

Cara melihat status PKH dan BPNT

Pemeriksaan paling mudah dilakukan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini bisa diakses lewat ponsel maupun komputer sehingga memudahkan masyarakat yang ingin memastikan status bantuan tanpa harus datang ke layanan langsung.

Setelah laman terbuka, pengguna perlu mengisi wilayah sesuai alamat pada KTP. Data yang diminta meliputi provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, dan desa agar hasil pencarian sesuai dengan domisili.

Langkah pengecekan yang tersedia adalah sebagai berikut:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
  2. Pilih data wilayah sesuai KTP
  3. Masukkan nama lengkap
  4. Isi kode captcha
  5. Tekan tombol “Cari Data”

Jika nama belum muncul, kondisi itu bisa berarti data masih dalam proses pembaruan atau belum tercantum dalam sistem DTSEN terbaru.

Pengecekan juga bisa lewat aplikasi

Selain situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store dan memiliki fungsi pengecekan yang serupa dengan layanan di laman web.

Pengguna yang baru pertama kali memakai aplikasi perlu membuat akun terlebih dahulu. Saat pendaftaran, data yang diminta meliputi NIK, nomor Kartu Keluarga, alamat domisili, dan alamat email aktif.

Setelah akun aktif, pengguna bisa masuk ke menu Cek Bansos. Berikut alurnya:

  1. Pilih menu Cek Bansos
  2. Isi data wilayah dan nama sesuai KTP
  3. Tekan “Cari Data”

Melalui cara ini, masyarakat dapat melihat status PKH dan BPNT tanpa harus menunggu informasi dari pihak lain.

Besaran bantuan yang diberikan

Nilai bantuan untuk BPNT dan PKH tidak sama karena disesuaikan dengan skema masing-masing program. BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan, dan dalam penyaluran kerap dicairkan sekaligus untuk tiga bulan sehingga totalnya menjadi Rp600.000 per tahap.

Sementara itu, bantuan PKH bergantung pada komponen keluarga yang tercatat dalam data penerima. Kategori ibu hamil dan anak usia dini atau balita menerima bantuan paling tinggi, yaitu Rp750.000 pada setiap tahap pencairan.

Dengan penyaluran tahap kedua yang berlangsung pada periode April hingga Juni, KPM yang merasa memenuhi syarat perlu memastikan identitas dan data domisili sudah tepat. Pemeriksaan melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos menjadi langkah penting agar status penerimaan PKH dan BPNT dapat diketahui berdasarkan pembaruan data terbaru dari Kemensos.

Berita Terbaru