Penyebaran Mobil Listrik Murah Kian Menyusut, Tinggal Tiga Opsi Di Bawah Rp200 Juta Per April 2026

Author: Redaksi Android62

Di antara pilihan yang tersisa, BYD Atto 1 menjadi model yang paling menonjol karena menawarkan jarak tempuh hingga 505 km berdasarkan standar CLTC. Mobil yang juga dikenal sebagai Seagull model 2026 ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp199 juta hingga Rp235 juta di Indonesia, sehingga masih masuk radar pembeli yang memburu mobil listrik murah dengan daya jelajah lebih panjang.

Di bawahnya, pasar mobil listrik di kelas harga Rp200 juta memang sudah jauh menyempit. Data yang dikutip dari Medcom menunjukkan sejumlah model yang sebelumnya tergolong terjangkau kini sudah melewati batas tersebut, sehingga per April 2026 hanya tersisa tiga nama yang masih bertahan di area ini untuk kebutuhan mobil harian di perkotaan.

Seres E1 masih menjadi opsi termurah

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Seres E1, yang dibanderol mulai Rp189 juta. Mobil listrik bergaya city car ini hadir dengan format empat penumpang dan ukuran yang ringkas, yakni panjang 3.030 mm, lebar 1.495 mm, dan tinggi 1.640 mm.

Seres E1 juga disiapkan dengan dua pilihan baterai LFP. Varian 13,8 kWh diklaim mampu melaju hingga 180 km, sedangkan versi 16,8 kWh disebut sanggup menempuh 220 km dalam sekali pengisian daya.

Untuk kebutuhan harian, paket fiturnya cukup relevan. Mobil ini memakai penggerak roda belakang dan sudah dilengkapi ABS, EBD, Electronic Stability Control, serta TPMS.

Honri Boma mengisi ruang mobil kompak bergaya minivan

Nama berikutnya adalah Honri Boma, yang dipasarkan Rp199 juta on the road Jakarta per April 2026. Model ini tampil dengan bodi mengotak menyerupai minivan, namun tetap dibuat ringkas agar mudah dipakai di lingkungan perkotaan.

Dari sisi teknis, Honri Boma dibekali baterai 18,5 kWh dan diklaim dapat berjalan sampai 200 km dalam satu kali isi daya. Tenaga yang dihasilkan mencapai 30 kW dengan torsi 84 Nm, sementara kecepatan maksimumnya disebut berada di angka 100 km/jam.

Karakter itu membuat Honri Boma lebih dekat dengan kendaraan komuter yang menekankan efisiensi dan kelincahan manuver. Bentuk bodinya yang serba praktis juga memberi nilai tambah bagi pengguna yang mengutamakan kabin fungsional dalam ukuran kecil.

BYD Atto 1 unggul di jarak tempuh

Berbeda dengan dua model lain, BYD Atto 1 menawarkan pendekatan yang lebih fokus pada daya jelajah. Motor listrik 60 kW atau setara 80 tk dipadukan dengan baterai Blade hingga 38,88 kWh, dan kombinasi ini membuat hatchback tersebut diklaim bisa menempuh sampai 505 km menurut standar CLTC.

Dengan harga awal Rp199 juta, BYD Atto 1 masih tergolong dekat dengan batas bawah segmen ini. Angka jarak tempuhnya menjadi nilai jual utama bagi pembeli yang ingin mobil listrik murah, tetapi tetap mengharapkan fleksibilitas lebih besar untuk penggunaan di luar rute harian pendek.

Posisi BYD Atto 1 juga penting karena menunjukkan bahwa harga rendah tidak selalu berarti kompromi besar pada jarak tempuh. Di tengah pilihan yang makin sedikit, model ini tetap menjadi salah satu referensi kuat di segmen mobil listrik ekonomis.

Tiga pilihan yang masih tersisa di bawah Rp200 juta

Jika disusun sederhana, daftar mobil listrik yang masih berada di bawah Rp200 juta per April 2026 adalah sebagai berikut: Seres E1 mulai Rp189 juta, BYD Atto 1 Rp199 juta hingga Rp235 juta, dan Honri Boma Rp199 juta on the road Jakarta.

Penyempitan daftar ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik murah di Indonesia terus bergerak naik. Bagi konsumen yang mengutamakan harga, ukuran ringkas, dan fungsi sebagai kendaraan harian di kota, ketiga model tersebut masih menjadi nama yang paling relevan di kelas di bawah Rp200 juta.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru