Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 282 calon perwira remaja Akpol agar menjaga integritas, kehormatan, dan nama baik institusi sejak awal pengabdian. Amanat itu disampaikan saat penutupan pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-58 di Semarang.
Penekanan pada integritas menjadi sorotan utama dalam momen kelulusan tersebut. Para capaja yang baru menuntaskan pendidikan selama tiga tahun diminta memahami bahwa status sebagai perwira remaja membawa tanggung jawab yang lebih besar di lapangan.
Lulusan terbaik diminta tidak cepat berpuas diri
Dedi juga menyampaikan ucapan selamat kepada capaja yang meraih predikat terbaik, termasuk Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia. Namun, ia mengingatkan bahwa prestasi itu baru menjadi pijakan awal, bukan garis akhir.
“Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas dan kehormatan, serta mengharumkan nama baik institusi,” tutur Dedi membacakan amanat Jenderal Sigit.
Yang belum mendapat penghargaan tetap diminta percaya diri
Pesan serupa juga diarahkan kepada capaja lain yang lulus tanpa penghargaan khusus. Mereka diminta tidak berkecil hati karena kesempatan menunjukkan pengabdian dan prestasi masih terbuka lebar sepanjang perjalanan karier.
“Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar,” ujar Dedi.
Nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Komposisinya terdiri dari 249 pria dan 33 wanita yang sama-sama mengikuti penutupan pendidikan di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Angkatan | Akpol angkatan ke-58 |
| Jumlah capaja | 282 orang |
| Lama pendidikan | 3 tahun, sejak 2023 hingga 2026 |
| Nama batalyon | Ksatriya Hawin Sarwahita |
| Komposisi | 249 pria dan 33 wanita |
| Lokasi penutupan | Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah |
Penutupan pendidikan ini menandai awal tugas baru bagi para capaja Akpol 2026. Dengan pesan yang menempatkan integritas dan kehormatan sebagai pegangan utama, Polri berharap para perwira remaja itu mampu menjaga nama baik institusi dalam setiap penugasan.
