Pengguna Tol Jakarta-Tangerang perlu menyiapkan waktu tempuh lebih panjang selama beberapa hari ke depan. PT Jasa Marga melakukan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik pada ruas yang menjadi salah satu jalur tersibuk penghubung Jakarta dan Tangerang.
Pekerjaan berlangsung bertahap di kedua arah perjalanan dan tidak menutup ruas secara total. Namun, lajur yang masuk area pekerjaan akan ditutup sementara sehingga potensi antrean dan perlambatan tetap perlu diantisipasi.
Arah Tangerang lebih dulu terdampak di beberapa titik
Di arah Tangerang, pekerjaan dimulai pada 6-8 Juli di KM 23+265 hingga KM 23+375. Setelah itu, perbaikan berlanjut pada 9-11 Juli di KM 24+865 hingga KM 24+905.
Masih di arah yang sama, pekerjaan juga dilakukan di Off Ramp Bitung pada 9-13 Juli dan di KM 10+760 hingga KM 10+835 pada 11-13 Juli. Sebaran titik yang cukup rapat ini membuat pengendara perlu lebih cermat membaca kondisi lalu lintas sebelum masuk ruas tol.
| Arah | Lokasi Pekerjaan | Periode |
|---|---|---|
| Tangerang | KM 23+265 hingga KM 23+375 | 6-8 Juli |
| Tangerang | KM 24+865 hingga KM 24+905 | 9-11 Juli |
| Tangerang | Off Ramp Bitung | 9-13 Juli |
| Tangerang | KM 10+760 hingga KM 10+835 | 11-13 Juli |
Ruas menuju Jakarta juga masuk jadwal perbaikan
Untuk arah Jakarta, rekonstruksi perkerasan dijadwalkan pada 6-13 Juli di beberapa titik berbeda. Tahap awal dilakukan di KM 18+625 hingga KM 18+570 pada 6-8 Juli, lalu dilanjutkan di KM 18+980 hingga KM 18+965 pada 8-10 Juli.
Pada 11-13 Juli, pekerjaan dipusatkan di KM 17+075 hingga KM 16+900 yang mencakup empat titik lokasi. Rangkaian perbaikan ini berpotensi memengaruhi kelancaran arus kendaraan dari dan menuju ibu kota, terutama pada jam sibuk.
| Arah | Lokasi Pekerjaan | Periode |
|---|---|---|
| Jakarta | KM 18+625 hingga KM 18+570 | 6-8 Juli |
| Jakarta | KM 18+980 hingga KM 18+965 | 8-10 Juli |
| Jakarta | KM 17+075 hingga KM 16+900 | 11-13 Juli |
Dalam keterangan tertulis yang dikutip otomotif.kompas.com, Amri Sanusi selaku Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad mengatakan, “Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan berkendara, pengguna jalan diimbau agar tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.”
Jasa Marga meminta pengendara mengatur waktu perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan menjaga jarak aman. Imbauan ini juga penting karena Tol Jakarta-Tangerang menjadi akses utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Meski ada pengaturan lalu lintas secara bertahap di sekitar area pekerjaan, arus kendaraan tetap diupayakan bergerak. Pengemudi yang melintas di ruas ini tetap bisa lewat, tetapi perlu bersiap menghadapi waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya.
