Peredaman Kabinnya Mengejutkan, Toyota Land Cruiser FJ 2026 Juga Lebih Lincah dari Fortuner

Author: Redaksi Android62

Toyota Land Cruiser FJ 2026 datang dengan pendekatan yang cukup menarik untuk kelas SUV boxy. Alih-alih hanya menonjolkan kesan tangguh, mobil ini justru diarahkan agar terasa lebih nyaman dipakai harian dan lebih mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.

Perubahan paling terasa ada pada rasa berkendaranya. Toyota melakukan revisi besar pada sasis, suspensi, dan struktur rangka, lalu menyetel kemudinya agar mendekati versi Jepang sehingga karakter mobil ini tidak kaku meski dimensinya tetap mengusung bentuk yang tegas.

Kabin dibuat senyap untuk mendukung kenyamanan

Salah satu sorotan utama dari Land Cruiser FJ 2026 ada pada kabinnya yang terasa sangat tenang. Toyota memasang material peredam suara di pintu, atap, dan area roda untuk menahan kebisingan dari luar.

Hasilnya cukup menonjol saat mobil dipakai di kecepatan sekitar 100 km/jam. Suara dari bawah mobil maupun hembusan angin masih minim, dan saat hujan deras kabin tetap terasa hening karena suara air hampir tidak masuk ke dalam.

Kualitas peredaman seperti ini membuat SUV tersebut terasa lebih premium dari dugaan awal. Penguji menilai kenyamanan kabin dan isolasi suaranya tergolong mengesankan untuk kelasnya.

Handling dibuat lebih ringan dan lincah

Meski bodinya tinggi dan berwujud kotak, Land Cruiser FJ 2026 disebut punya handling yang lincah. Karakter itu muncul berkat setir yang dibuat lebih ringan dan responsif, sehingga mobil terasa lebih mudah diajak bergerak.

Karakter kemudinya memang disebut mirip Fortuner, tetapi tetap lebih mudah dikendalikan. Di jalan tol saat angin samping cukup kuat, mobil juga tetap stabil dan tidak banyak limbung.

Visibilitas ke depan tergolong baik untuk ukuran SUV boxy. Namun, pilar belakang yang besar tetap menimbulkan blind spot khas desain seperti ini, sehingga pengemudi perlu tetap waspada saat berpindah jalur.

Mesin lebih fokus pada torsi dan ketahanan

Di balik kap mesin, Toyota Land Cruiser FJ 2026 memakai mesin bensin 2,7 liter dengan tenaga 166 hp. Mesin ini tidak dirancang untuk akselerasi agresif, tetapi tetap dinilai cukup untuk kebutuhan harian dan perjalanan luar kota.

Arah pengembangannya lebih menekankan torsi dan ketahanan. Karakter itu membuatnya terasa lebih relevan untuk kebutuhan off-road dan membawa beban berat daripada mengejar catatan sprint yang cepat.

Dalam pemakaian nyata, performanya tetap terasa cukup responsif meski angka tenaganya tidak terlalu tinggi. Kombinasi ini membuat mobil tersebut terlihat seimbang untuk dipakai sehari-hari sekaligus mendukung aktivitas di luar jalan aspal.

Ada strategi menjaga harga tetap bersaing

Sejumlah komponen pada mobil ini disebut berbagi dengan Fortuner. Langkah itu diambil untuk menjaga harga tetap kompetitif di pasar.

Harga jualnya berada di sekitar 1,269 juta baht, tetapi beban pajaknya tergolong tinggi. Kondisi itu membuat Land Cruiser FJ tetap punya karakter kuat, namun biaya kepemilikannya tidak ringan.

Ada juga pembahasan soal kemungkinan pemasangan LPG yang dinilai lebih realistis dibanding sistem hybrid. Alasannya, ruang pemasangannya lebih mudah disiapkan.

Masih menunggu pembuktian di medan berat

Sampai tahap pengujian ini, kesan utama Land Cruiser FJ 2026 datang dari kabin yang senyap, suspensi yang nyaman, dan handling yang lebih lincah dari bayangan awal. Paket tersebut membuatnya terasa siap dipakai lebih luas, bukan hanya sebagai SUV bergaya petualang.

Tim penguji masih melanjutkan pengujian off-road untuk melihat apakah kemampuan mobil ini benar-benar sejalan dengan nama besar keluarga Land Cruiser. Hasil pengujian lanjutan akan menentukan apakah kenyamanan dan ketangguhannya tetap konsisten saat masuk medan berat.

Berita Terbaru