Persib Di Ambang Hattrick, 81 Poin di Pekan Terakhir Bisa Ukir Sejarah Baru Liga Indonesia

Author: Redaksi Android62

Persib Bandung tinggal selangkah lagi menutup musim dengan gelar juara Liga Indonesia 2025/2026. Dalam situasi yang semakin menguntungkan itu, Zaini Shofari menilai Maung Bandung berada di jalur kuat untuk mengunci hattrick sekaligus mengukir catatan 81 poin yang belum pernah terjadi di sepak bola Indonesia.

Peluang tersebut terbuka lebar setelah Persib tetap memimpin klasemen dengan 78 poin. Di saat yang sama, Borneo FC yang menjadi pesaing terdekat justru gagal meraih kemenangan dan tertahan di 76 poin.

Pekan terakhir jadi penentu

Dengan selisih dua angka, Persib hanya butuh kemenangan atau setidaknya hasil imbang saat menghadapi Persijap untuk memastikan gelar. Zaini melihat kondisi itu sebagai keuntungan besar karena penentuan juara baru datang pada laga terakhir.

Persaingan yang bertahan sampai pekan ke-34 membuat musim ini terasa ketat sampai akhir. Bagi Zaini, situasi seperti itu justru menambah nilai kompetisi karena penonton mendapat pertarungan gelar yang hidup hingga ujung musim.

Target 81 poin yang disebut bersejarah

Selain soal trofi, Zaini juga menyoroti peluang Persib menutup musim dengan 81 poin. Ia menilai capaian itu akan menjadi sejarah baru karena belum ada tim di Indonesia yang mampu mengumpulkan poin setinggi itu.

Jika target tersebut benar-benar tercapai, Persib bukan hanya mempertahankan dominasi, tetapi juga mempertegas konsistensi mereka sepanjang musim. Raihan itu akan menjadi penegasan bahwa Maung Bandung tampil paling stabil dibanding para pesaingnya.

Buru bintang kelima

Kemenangan di laga pamungkas juga akan menambah koleksi prestasi Persib dalam era format Liga Super Indonesia. Zaini menyebut gelar itu akan menjadi bintang kelima bagi klub jika mereka sukses mengamankan titel musim ini.

Bagi dirinya, angka dan gelar itu bukan sekadar pencapaian statistik. Hal tersebut juga menjadi simbol bahwa Persib berada di level tertinggi selama satu musim penuh.

Dukungan langsung di GBLA

Zaini mengaku sempat menyaksikan langsung pertandingan Persib melawan PSM Makassar di Makassar. Untuk laga penentuan di Stadion GBLA pada Sabtu (23/5/2026), ia juga menyatakan siap hadir langsung di stadion.

Ia menilai kehadiran suporter akan memberi warna penting pada pertandingan penutup. Atmosfer laga terakhir diharapkan menjadi penutup yang pantas bagi perjuangan panjang Persib selama satu musim.

Harapan untuk federasi dan suporter

Di luar pembicaraan soal gelar, Zaini juga mendorong adanya pembenahan dari PSSI untuk musim berikutnya. Ia berharap regulasi yang disiapkan lebih kuat dan penegakan aturan dibuat lebih tegas agar kejadian tak sportif tidak terulang di daerah lain.

Ia juga mengingatkan bahwa perilaku suporter dapat berdampak langsung pada tim yang didukung. Karena itu, ia mengajak para pendukung sepak bola untuk tetap santun, menjaga empati, dan menciptakan suasana yang tertib demi kenyamanan bersama saat menyaksikan pertandingan.

Source: jabar.tribunnews.com
Berita Terbaru