Persib Kembali Ke Puncak, Hodak Tetap Kesal Karena Awal Laga Berantakan

Author: Redaksi Android62

Persib Bandung memang sukses membawa pulang tiga poin dari markas Bhayangkara Presisi Lampung FC, tetapi Bojan Hodak justru lebih fokus pada cara timnya memulai laga. Pelatih Persib itu menilai start buruk yang membuat timnya tertinggal dua gol bukan sesuatu yang bisa dibiarkan begitu saja.

Di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Persib sempat berada dalam posisi sulit setelah kebobolan cepat. Bernard Doumbia membuka keunggulan Bhayangkara pada menit ke-6, lalu Mousa Sidibe menambah tekanan pada menit ke-26.

Hodak menilai timnya tampil dengan pendekatan yang salah sejak awal. Ia menilai Persib justru melakukan hal-hal yang seharusnya dihindari saat menghadapi lawan yang bisa memanfaatkan ruang dengan cepat.

“Kami memasuki pertandingan dengan cara yang salah. Kami memainkan persis apa yang seharusnya tidak kami lakukan,” kata Hodak usai laga.

Sorotan utama Hodak bukan hanya pada dua gol yang bersarang di gawang Persib. Ia juga menyoroti banyaknya ruang yang diberikan timnya kepada Bhayangkara untuk melancarkan serangan balik.

Kondisi itu membuat Persib tampak tidak rapi dalam koordinasi permainan pada fase awal pertandingan. Jika lawan lebih efektif, situasi seperti itu menurut Hodak bisa menjadi masalah besar.

Namun, situasi pertandingan berubah setelah Persib tertinggal 0-2. Tim asuhan Hodak mulai menemukan ritme dan perlahan meningkatkan tekanan ke pertahanan Bhayangkara.

Hodak menyebut anak asuhnya mulai bereaksi lebih baik setelah tertinggal dua gol. Dari momen itu, Persib mampu menciptakan beberapa peluang yang cukup berbahaya.

“Setelah tertinggal 2-0, kami mulai bangkit dan menciptakan 3 hingga 4 peluang bersih,” ujar Hodak.

Ia juga menilai Bhayangkara praktis tidak memiliki peluang berarti selain gol-gol yang kemudian dianulir karena offside. Perubahan tempo permainan membuat Persib lebih agresif dan lebih berani menyerang setelah sempat tertekan.

Kebangkitan itu langsung tercermin di papan skor menjelang turun minum. Federico Barba memperkecil ketertinggalan pada menit 45+2, lalu Rosembergne “Berguinho” da Silva menyamakan kedudukan pada menit 49.

Gol penyama itu menjadi titik penting bagi Persib. Momentum tersebut menjaga kepercayaan diri tim dan membuat permainan mereka jauh lebih meyakinkan setelah jeda.

Persib kemudian benar-benar mengambil alih laga di babak kedua. Beckham Putra Nugraha membawa timnya berbalik unggul pada menit ke-60, sebelum Adam Alis Setyano memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-89.

Bagi Hodak, hasil akhir tetap bernilai besar karena tiga poin sangat penting dalam persaingan ketat di papan atas Super League 2025/26. Meski begitu, kemenangan tersebut tidak menghapus rasa frustrasinya terhadap awal pertandingan yang dianggap terlalu berbahaya.

Tambahan tiga poin itu membuat Persib kembali ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 69 poin. Posisi tersebut sekaligus menggeser Borneo FC dari singgasana, sehingga kemenangan di Bandar Lampung punya dampak besar bagi perjalanan Persib di jalur perebutan gelar.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru