Persib Masih Di Atas Meski Borneo FC Menang 2-0 Atas Persita, Perebutan Gelar Makin Rapat

Author: Redaksi Android62

Borneo FC terus menjaga tekanan di papan atas setelah menundukkan Persita Tangerang 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda. Tambahan tiga poin itu membuat Pesut Etam kini mengoleksi 72 poin dan sejajar dengan Persib Bandung, meski mereka belum berhak mengambil alih puncak klasemen.

Persaingan menuju gelar Super League 2025/2026 pun kian panas. Borneo FC sudah berhasil menyamai perolehan angka Persib, tetapi regulasi head-to-head masih membuat mereka tertahan di posisi kedua.

Kemenangan atas Persita juga menunjukkan betapa efektifnya Borneo FC memanfaatkan peluang. Mariano Peralta membuka keunggulan pada menit ke-37 setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang tim tamu.

Gol itu menambah catatan apik Peralta musim ini. Penyerang asal Argentina tersebut kini telah mengoleksi 16 gol, jumlah yang sejajar dengan Alex Martin dari Dewa United menurut data ANTARA.

Persita sendiri sempat mencoba menjaga laga tetap terbuka, tetapi situasi berubah setelah Rayco Rodriguez diganjar kartu merah pada menit ke-58. Bermain dengan sepuluh orang membuat tim tamu semakin sulit mengikuti intensitas permainan tuan rumah.

Borneo FC kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-89. Muhammad Sihran menyelesaikan umpan Koldo Obieta di dalam kotak penalti untuk menutup pertandingan dengan skor 2-0.

Hasil itu membuat klasemen di papan atas semakin rapat. Borneo FC dan Persib sama-sama mengemas 72 poin dari 31 pertandingan, tetapi Persib masih berada di posisi teratas karena unggul head-to-head.

Keunggulan Persib dalam aturan itu berasal dari dua pertemuan musim ini. Mereka menang 3-1 pada Desember 2025 dan bermain imbang 1-1 pada Maret 2026, sehingga agregat pertemuan menjadi 4-2 untuk Persib.

Dengan kondisi tersebut, nasib Borneo FC belum sepenuhnya berada di tangan sendiri. Mereka tetap harus menunggu hasil tim lain bila ingin naik ke posisi pertama dan terus menjaga peluang juara tetap hidup sampai akhir musim.

Di sisi lain, Persib masih memegang kendali paling kuat dalam perebutan gelar. Secara matematis, mereka tetap bisa menjadi juara jika mampu menyapu bersih tiga laga tersisa.

Kekalahan di Samarinda membuat Persita Tangerang tertahan di peringkat kesembilan dengan 44 poin. Posisi itu masih menempatkan mereka di papan tengah, tetapi ruang untuk naik lebih jauh ikut menyempit.

Situasi papan atas juga belum benar-benar selesai karena persaingan masih melibatkan beberapa tim lain. Persija Jakarta tetap berada di peringkat ketiga dengan 63 poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan yang sama.

Berita Terbaru