Persib Tanpa Klok Di Laga Penutup, Hodak, Barba, Dan Guaycochea Kembali Menguatkan Tim

Author: Redaksi Android62

Persib Bandung harus menutup musim tanpa Marc Klok saat menghadapi Persijap Jepara. Gelandang sekaligus kapten itu absen karena akumulasi kartu kuning, sehingga Maung Bandung kehilangan sosok penting di lini tengah pada laga terakhir BRI Super League 2025/2026.

Kondisi tersebut membuat duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026), punya cerita yang tidak sepenuhnya seimbang bagi Persib. Di satu sisi, tim mendapat tambahan tenaga dari beberapa nama penting, tetapi di sisi lain ada lubang yang harus ditutup karena absennya Klok.

Klok harus menepi setelah kartu kuning ketujuh

Hukuman itu datang setelah Klok menerima kartu kuning saat Persib menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026). Kartu tersebut menjadi yang ketujuh baginya sepanjang musim, sehingga ia tidak bisa tampil pada partai pamungkas.

Peran Klok selama ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan Persib. Ia kerap menjadi pengatur tempo sekaligus penghubung antarlini, jadi absennya dia berpotensi mengubah ritme permainan tim.

Situasi itu juga dipicu insiden panas di dekat bangku cadangan saat melawan PSM. Klok mendapat peringatan setelah bersitegang dengan pelatih sementara PSM, Ahmad Amiruddin.

Klok menjelaskan bahwa persoalan bermula saat dirinya hendak mengambil bola untuk lemparan ke dalam. Ia merasa ada ucapan yang tidak pantas dari kubu lawan sebelum keadaan berkembang menjadi adu mulut dan saling dorong.

“Saya sedih. Saya akan banding kartu kuning itu. Karena saya hanya mau mengambil bola dan mereka mulai berkata-kata yang kurang baik. Semoga banding ini berhasil,” kata Klok.

Hodak kembali memimpin dari pinggir lapangan

Di tengah absennya sang kapten, Persib justru mendapat kabar baik dari sisi kepelatihan. Bojan Hodak kembali mendampingi tim dari pinggir lapangan setelah sebelumnya tidak selalu berada langsung bersama skuad.

Kehadiran pelatih kepala di bench memberi keuntungan tersendiri bagi Persib. Koordinasi taktik bisa berjalan lebih cepat dan lebih langsung saat pertandingan berlangsung.

Momen ini terasa penting karena Persib membutuhkan arahan yang jelas di laga terakhir musim. Dengan Hodak kembali memimpin dari sisi lapangan, tim punya figur utama yang bisa memberi instruksi secara lebih dekat.

Barba dan Guaycochea ikut tersedia

Persib juga bisa memasukkan Federico Barba dan Luciano Guaycochea ke dalam opsi yang tersedia. Dua pemain asing itu kembali siap dimainkan dan menambah pilihan dalam penyusunan komposisi tim menghadapi Persijap.

Kembalinya mereka memberi ruang lebih besar bagi Hodak untuk menentukan susunan pemain. Dalam laga penutup kompetisi, fleksibilitas seperti ini bisa sangat membantu saat tim harus menyesuaikan kebutuhan pertandingan.

Meski begitu, Persib tetap tidak datang dengan kekuatan penuh. Kombinasi antara kembalinya beberapa nama penting dan absennya Klok membuat tim berada dalam situasi yang campur aduk.

Ada tambahan masalah di kubu staf

Beban Persib tidak berhenti pada absennya Klok. Dua asisten pelatih, Igor Tolic dan Miro Petric, juga menerima kartu kuning pada laga yang sama melawan PSM.

Tolic memastikan dirinya tidak akan mendampingi tim dari sisi lapangan karena menjalani sanksi larangan tampil. Ia menyebut kali ini giliran Hodak yang kembali memimpin langsung dari bangku cadangan, sedangkan dirinya harus memantau pertandingan dari tribun.

Dengan kondisi itu, Persib tetap punya pelatih kepala di pinggir lapangan, tetapi tidak dalam susunan staf yang sepenuhnya lengkap. Namun, kembalinya Hodak bersama Barba dan Guaycochea tetap menjadi kabar positif saat tim bersiap menutup musim melawan Persijap.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru